16 December 2019

Laporan Reuters: Didorong Ekspektasi Kesepakatan AS-China, Tiga Indeks Wall Street Sentuh Rekor

KONFRONTASI -   Ketiga indeks saham utama AS membukukan rekor penutupan tertinggi pada Senin (4/11/2019), karena harapan lebih lanjut terhadap kesepakatan perdagangan AS-China.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 114,75 poin atau 0,42 persen  ke level 27.462,11, sedangkan indeks S&P 500 naik 11,36 poin atau 0,37 persen ke 3.078,27 dan Nasdaq Composite menguat 46,80 poin atau 0,56 persen ke 8.433,20.

 

Dilansir Reuters, setelah pejabat AS pada Jumat pekan lalu mengindikasikan bahwa kesepakatan perdagangan dengan China dapat ditandatangani bulan ini, Menteri Perdagangan Wilbur Ross mengatakan pada hari Minggu bahwa perusahaan-perusahaan AS akan segera diberikan lisensi untuk menjual komponen ke Huawei Technologies Co Ltd.

Pada bulan Mei, Huawei, penyedia peralatan telekomunikasi terbesar di dunia, dimasukkan ke dalam daftar hitam AS karena alasan kekhawatiran keamanan nasional.

 

Sektor-sektor yang dianggap paling sensitif terhadap perang perdagangan meningkat. Indeks teknologi S&P 500 naik 0,6 persen, indeks Philadelphia Semiconductor mencapai rekor tertinggi, dan indeks industri S&P naik 1,2 persen.

“Optimisme terhadap kemajuan kesepakatan dengan China membuat investor lebih tergerak untuk terus membeli dan memanjat dinding kekhawatiran," kata Michael James, direktur pelaksana perdagangan ekuitas di Wedbush Securities, seperti dikutip Reuters.

Sektor energi melonjak seiring dengan kenaikan harga minyak, dengan indeks energi S&P 500 menguat 3,2 persen, sedangkan sektor keuangan S&P 500 naik 0,9 persen, didorong oleh saham Berkshire Hathaway Inc setelah melampaui ekspektasi laba operasional kuartalan.

Pemangkasan suku bunga the Fed pekan lalu, harapan kesepakatan perdagangan, dan laporan pertumbuhan tenaga kerja bulan Oktober yang lebih baik dari perkiraan telah menjadi katalis utama dari reli baru-baru ini.

Membatasi kenaikan pada perdagangan Senin, saham McDonald's Corp melemah 2,7 persen setelah perusahaan memecat Chief Executive Officer Steve Easterbrook karena hubungan asmara dengan karyawannya.

Musim pendapatan kuartal ketiga 2019 terlihat cukup optimis, dengan mayoritas perusahaan S&P 500 melampaui ekspektasi laba, menurut data IBES dari Refinitiv.

Saham Under Armor Inc turun 18,9 persen pada hari Senin karena produsen pakaian olahraga ini menurunkan proyeksi pendapatan setahun penuh untuk kedua kalinya tahun ini, sehari setelah mengkonfirmasi penyelidikan federal terkait dengan praktik akuntingnya.

Pergerakan bursa saham Amerika Serikat
Indeks Level Perubahan (persen)
Dow Jones 27.462,11 +0,42
S&P 500 3.078,27 +0,37
Nasdaq 8.433,20 +0,56

 (Jft/Bisnis)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...