22 July 2018

Kurs Rupiah Pagi Ini Spot Dibuka Melemah 25 Poin ke 13.363 Dolar AS Menguat

KONFRONTASI - Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,19% atau 25 poin ke Rp13.363 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Rabu (1/3/2017).

Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,38% atau 0,380 poin ke posisi 101,500.

Rupiah. - .Bisnis/Nurul Hidayat

Sampai perdagangan kemarin, rupiah tetap tenang menjelang pidato Presiden AS Donald Trump pada Rabu pagi ini, yang diperkirakan memberikan petunjuk mengenai belanja infrastruktur dan insentif pajak.

Bagaimana pergerakan rupiah selanjutnya? Ikuti lajunya secara live mulai pembukaan hingga penutupan.

08:20 WIB

Pk. 07.58 WIB: Indeks Dolar Menguat Kencang

Indeks dolar AS pada perdagangan hari ini dibuka menguat 0,37% ke 101,49. Pada pk. 07.58, jadi naik 0,36% ke level 101,48.

08:14 WIB

Pk 08.00 WIB: Dolar AS Menguat, Spot Dibuka Melemah 25 Poin ke 13.363

Pergerakan nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,19% atau 25 poin ke Rp13.363 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Rabu (1/3/2017).

Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,38% atau 0,380 poin ke posisi 101,500.

07:39 WIB

Indeks Dolar AS Melemah Jelang Pidato Trump

Dolar AS ditutup melemah pada Selasa (28/2/2017) karena investor menunggu pidato Presiden Donald Trump di depan Kongres hari ini.

Indeks dolar AS, yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama lainnya, ditutup melemah 0,01% atau 0,01 poin ke posisi 101,12.

Dolar sebelumnya menguat setelah Trump mengatakan akan memacu peningkatan belanja militer yang "bersejarah", yang mengasah selera investor terhadap dolar sebelum pidato di depan Kongres.

"Pembicaraan mengenai militer dan belanja infrastruktur mengangkat harapan terhadap pidato Trump kepada Kongres hari ini, sehingga mengangkat indeks dolar," kata Shin Kadota, analis valuta senior di Barclays, seperti dikutip Reuters.

Namun greenback merosot di akhir perdagangan setelah pemerintahan Trump tidak memberikan detail rencana yang jelas, terutama pada reformasi pajak, dan fokus secara alami berubah pada pidato Presiden di depan Kongres.

"Masih harus dilihat berapa banyak dolar akan menguat setelah pidato Trump, karena detail mengenai reformasi pajak yang merupakan tujuan utama ke pasar mungkin tidak akan tersedia hingga Maret," ujar Kadota.

Pasar mata uang dapat bisa menghadapi turbulensi jika Trump menimbulkan isu-isu sensitif yang melibatkan mitra dagang AS.

(Juft/Bisnis)

Category: 
Loading...