Kilang Minyak Siap Dibangun Investor Timteng di Pulau Jawa

Konfrontasi - Pembangunan kilang pengolahan minyak menjadi BBM dengan kapasitas 150.000 barel per hari siap dilakukan investor asal Timur Tengah di Pulau Jawa.

"Kami akan tanda tangan pembangunan kilang dengan investor Timur Tengah itu saat peringatan Konferensi Asia Afrika nanti," kata Pelaksana Tugas Dirjen Migas Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmadja di Jakarta, Jumat.

Menurut Wiratmadja, lahan kilang sudah tersedia yakni di Pulau Jawa, sehingga tidak perlu pembebasan lagi. Namun sayangnya, ia belum mau mengungkap nama investor maupun kepastian lokasinya.

Investor kilang tersebut, lanjutnya, akan bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero) selaku pembeli wajib (off taker). Selain itu, investor juga siap memasok minyak mentah ke kilang selama 20-30 tahun.

Wiratmadja menambahkan, pemerintah sebenarnya menginginkan peletakan batu pertama (groundbreaking) kilang tersebut pada 2015. Namun, hal tersebut mungkin baru bisa terlaksana pada awal 2016. Pemerintah berharap kilang bisa beroperasi pada akhir 2018.

Wiratmadja juga mengatakan, pembangunan kilang itu hanya menghasilkan produk BBM khususnya bensin dengan angka oktan di atas 92 dan tidak sampai menghasilkan petrokimia. Sesuai studi kelayakan, menurut dia, kilang akan bernilai ekonomis kalau Pertamina menjadi "off taker" produk kilang minimal sebesar 50 persen.

Di sisi lain, Wiratmadja juga mengatakan, progres pembangunan kilang dengan skema kemitraan pemerintah dan swasta (KPS) juga masih jalan.

"Jalan paralel. Dalam waktu dekat, kilang KPS akan dilelang," ujarnya.

Kilang KPS berkapasitas 300.000 barel per hari direncanakan dibangun di Bontang, Kaltim. (mg/akt)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA