Jumat Sore, Rupiah Kokoh di Rp13.623/USD

Konfrontasi - Senada dengan gerak indeks harga saham gabungan (IHSG), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan sore ini makin menguat.

Mata uang Garuda tersebut memanfaatkan momentum dolar AS yang sedang melemah akibat suramnya data ekonomi negeri Paman Sam, Amerika Serikat.

Mengutip data Bloomberg, Jumat (5/2/2016), rupiah menguat sebesar 16,5 poin atau setara 0,12 persen ke posisi Rp13.623 per USD jika dibandingkan dengan pembukaan perdagangan pagi yang bertengger di Rp13.637 per USD.

Sementara itu, gerak rupiah berdasarkan data Yahoo Finance berada di level Rp13.620 per USD. Data tersebut menunjukkan bahwa rupiah melonjak 40,50 poin atau setara 0,30 persen. Sedangkan menurut data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) rupiah terhadap USD diperdagangkan sebesar Rp13.653 per USD.

Seperti diketahui, kurs dolar Amerika Serikat (AS) turun terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya di New York pada Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan.

Xinhua melansir, sebagaimana dikutip dari Antara, dalam pekan yang berakhir 30 Januari, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman meningkat 8.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya menjadi 285.000, di atas konsensus pasar 280.000, lapor Departemen Tenaga Kerja AS. (mtv/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA