18 January 2020

Jelang Lebaran Harga Bawang Putih Capai Rp 90 Ribu per Kilogram

Konfrontasi - Harga bawang putih semakin tidak terkendali. Sempat turun beberapa ribu rupiah dari harga tertinggi Rp 60 ribu per kg pada awal Juni 2017, saat ini harganya justru terus melesat. Di Pasar Manis Purwokerto, bawang putih diperdagangkan dengan harga Rp 90 ribu per kg.

Yuni (43), seorang pedagang kebutuhan masyarakat di pasar tersebut menyatakan, kenaikan harga menjadi Rp 90 ribu per kg berlangsung sejak Jumat (9/6/2017). ''Kenaikan terjadi karena dari suplaiernya juga sudah naik,'' jelasnya.

Dia menyebutkan, bawang putih yang mengalami kenaikan sangat tinggi adalah bawang putih jenis kating yang memang selama ini banyak digunakan warga untuk memasak. Bukan jenis apel, yang menurutnya kurang diminati.

''Kalau yang jenis apel, harganya masih stabil sekitar 50 ribu per kg,'' katanya.

Meski demikian, harga bawang putih di Pasar Manis ini berbeda dengan harga di pasar Wage yang memang merupakan pasar induk Kota Purwokerto. Yanto (52), seorang pedagang berbagai jenis bumbu di pasar tersebut mengakui harga bawang putih memang mulai mengalami kenaikan lagi sejak lima hari lalu.

''Pada awal Juni, harga bawang putih sempat turun dari Rp 60 ribu menjadi Rp 55 ribu. Namun sejak lima hari lalu, harga bawang putih meroket lagi,'' jelasnya.

Dia menyebutkan, pedagang di Pasar Wage, kebanyakan menjual bawang putih seharga Rp 80 ribu-Rp85 ribu.

''Harga di pasar Wage memang paling murah dibanding pasar lain di Kabupaten Banyumas. Hal ini karena banyak pedagang pasar lain, yang kulakannya juga di Pasar Wage,'' katanya.

Sementara untuk harga kebutuhan lain, Yanto menyebutkan, harganya masih stabil. Antara lain seperti bawang merah yang stabil di kisaran Rp 13 ribu per kg. Demikian juga hrga cabai, relatif tidak terjadi lonjakan. ''Yang naiknya luar biasa memang bawang putih itu,'' kata Yanto.

Yuni yang berdagang di Pasar Manis sejak empat tahun lalu, mengaku harga bawang putih Rp 90 ribu per kg tersebut, hanya khusus bagi warga yang membeli kiloan. Bila beli eceran di bawah 1 kg, maka harganya menjadi Rp 10 ribu per ons, atau menjadi Rp 100 ribu per kg.

Kenaikan harga bawang putih yang sangat tinggi tersebut, sangat dikeluhkan konsumen. Nining (37), warga Perumahan Sumampir Indah Kecamatan Purwokerto Utara, mengaku terkejut dengan kenaikan harga bawang putih tersebut.

Dia menyebutkan, banyak ibu rumah tangga yang terkejut dengan kenaikan harga bawang setinggi itu.

''Untuk kebutuhan memasak, kebutuhan bawang putih tersebut cukup vital. Paling tidak, saya membutuhkan 6-8 siung bawang putih untuk memasak. Kalau naiknya setinggi ini, ya jelas memberatkan kami sebagai ibu rumah tangga,'' katanya. (rol/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...