27 January 2020

Imam Shamsi Ali Minta Pengusaha Indonesia Waspadai Dugaan Upaya Penipuan SR Group

KONFRONTASI-Beberapa waktu lalu ramai diberitakan bahwa Stern Resources Group akan membangun sejumlah proyek berbasis syariah di Indonesia, yang pembiayaannya didanai oleh Syariah Indonesia LLC, sebuah perusahaan pembiayaan berbasis Syariah.

“Perusahaan ini akan memberikan inovasi finansial bagi komunitas global yang terdiri dari berbagai negara untuk mendanai beberapa proyek pembangunan di Indonesia yang saat ini sedang berkembang,” kata Hartadinata Harianto sebagai CEO SR Group.

Ia mengaku Kantor pusat SR Group berlokasi di New York City dengan kantor cabang di beberapa kota besar dan kabupaten sebagai perwakilannya.

Terkait pemberitaan tersebut, Presiden Nusantara Foundation, Imam Shamsi Ali, mengaku sangat terkejut dan mengingatkan semua pihak agar berhati-hati melakukan kerjasama dengan perusahaan tersebut.

"Saya sangat terkejut mendapat pertanyaan dari teman tentang seseorang di berita ini. Harusnya berhati-hati dan diverifikasi sebelum melakukan kerjasama dengan siapapun. Anak yg disebut di berita itu telah membangun kebohongan di Indonesia. Dia mengaku punya usaha di New York. Tapi itu tidak benar!," katanya.

"Dan yg pasti dia non-muslim, mana ada non-muslim peduli Syariah?" lanjutnya.

Menurutnya, setiap orang yang punya SS (Social Security) di Amerika bisa dengan sangat mudah mendaftarkan nama perusahaan.

"Bisa sendiri lewat website Department of Commerce. Atau tinggal ke akuntan. Kita bisa punya nama perusahaan dan menjualnya ke orang-orang," jelasnya.

Menurutnya, klaim bahwa Hartadinata sudah banyak membangun hotel dan lain-lain adalah kebohongan. 

"Alamat kantornya saja tidak ada. Pernah ada wartawati berusaha ketemu dan mewawancarai dia. Tapi dia berkelit menghindar, akhirnya sampai saat ini belum ketemu," terangnya. 

Dulu Bapaknya, Richard Harianto, kata Shamsi Ali pernah menipu banyak orang. Dia Mengumpulkan uang dari beberapa orang (investment) untuk mendirikan channel TV di US. Ternyata juga bohong.

"Jadi mohon diperingatkan pada teman-teman di Indonesia mengenai dia. Jangan sampai banyak Yang jadi korban kebohongannya," serunya.(mr/k)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...