IHSG Masih Terganjal Isu BBM

Konfrontasi – Tarik ulur kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus menghambat kinerja pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia diperkirakan masih lemah karena investor memilih aksi wait and see.

Pada Senin (17/11), IHSG diprediksi bergerak dikisaran  5.001-5.095. berbagai sentimen negatif seperti pasar luar negeri juga mendorong investor untuk ambil untung.  Analis BNI Securities, Thendra Chrisnanda mengatakan pelaku pasar sebaiknya melirik saham lapis kedua untuk menjaga potensi perubahan tren pasar.

“Setelah kenaikan harga BBM, rasio price/earning yang sudah 19 kali terbilang sangat premium, sehingga begitu rawan terkena profit-taking. Sebaiknya memang tetap mengambil posisi wait and see.” katanya.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...