Harga Daging Sapi di Bengkulu Tembus Rp 130.000/Kg

KONFRONTASI  -   Menjelang bulan Ramadan, daging sapi di Bengkulu mengalami kenaikan sebesar Rp 10.000/kg dari semula Rp 120.000 menjadi Rp 130.000/kg. Demikian dari pantuan SP di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, Sabtu (12/5) pagi.

Sedangkan harga daging beku impor asal India dijual Bulog setempat di kisaran Rp 80.000/kg, dan stoknya cukup banyak, sehingga berapapun permintaan konsumen dapat dilayani.

Meski harga daging sapi segar di Kota Bengkulu menjelang bulan puasa bergerak naik tetapi pasokan daging ke pedagang setempat berjalan lancar.

"Kalau stok daging di pedagang setempat tidak ada masalah, karena pasokannya lancar. Hanya saja harga pembelian daging di pedagang besar mengalami kenaikan, sehingga kami terpaksa menyesuaikan harga jual ke konsumen," kata Fajar (44), pedagang daging Pasar Panorama, Kota Bengkulu.

Fajar mengaku permintaan daging sapi segar dari konsumen di Kota Bengkulu, saat ini relatif stabil dan tidak ada lonjakan. Mayoritas pembeli daging pemilik warung nasi, restoran dan pedagang bakso.

Sedangkan permintaan daging dari masyarakat saat ini cenderung sedikit menurun dibanding sebelumnya karena itu, persediaan daging sapi di pedagang mencukupi sesuai kebutuhan.

Hal senada diungkapkan Iskandar (35), pedagang daging lainnya. Ia mengaku meski permintaan daging sapi relatif stabil menjelang masuk puasa, tetapi harga daging sejak sepekan ini bergerak dari Rp 120.000 menjadi Rp 130.000/kg.

Kenaikan harga daging tersebut, katanya bukan pedagang ingin mendapatkan keuntungan besar, tapi harga pembelian di pedagang besar sudah lebih dulu naik, sehingga pihaknya terpaksa menyesuaikan harga jual kepada pembeli.

"Sebenarnya kita tidak mengharapkan harga daging naik, karena omzet penjualan pedagang akan turun dari biasanya, tetapi hal ini tidak bisa dihindari karena harga daging di pedagang besar lebih awal naik," ujarnya.

Iskandar berharap kenaikan harga daging saat ini tidak berlangsung lama dan segera turun dalam waktu dekat, karena pasokan daging ke pasar sampai sekarang tidak ada masalah.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Disperindag Bengkulu, Erik Rizal mengatakan, jika harga daging di daerah ini terus bergerak naik dan tembus kisaran Rp 150.000/kg, maka pihaknya bersama Bulog akan menggelar operasi pasar daging di Bengkulu.

Namun, Erik yakin kenaikan harga daging segar di Bengkulu, hanya sesaat saja, dan segera turun dalam waktu dekat. Keyakinan ini didasarkan pasokan daging sapi ke pasar sampai sekarang berlangsung lancar, dan permintaan daging dari pembeli belum ada lonjakan luar biasa.

Namun, pihaknya siap menekan kenaikan harga daging pada bulan Ramadan dengan menggelar operasi pasar daging beku asal India di sejumlah lokasi di Bengkulu.

"Jika harga daging tidak turun dan terus merangkak naik mendekati puasa, kita akan gelar pasar murah daging beku impor dengan harga Rp 80.000/kg. OP daging akan kita laksanakan bekerja sama dengan Bulog setempat," ujarnya.

Erik mengimbau pedagang tidak seenaknya menaikan harga menjelang bulan Ramadan. Jika ditemukan pedagang menaikan harga sembako dan daging secara tidak wajar, akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku, katanya.(KONF/BERITA-1)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...