Harga Bawang Merah di Pangkalpinang Turun Paca Lebaran

Konfrontasi - Harga bawang merah di pasar-pasar Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, mulai turun setelah perayaan Idul Fitri 1436 Hijriah karena pasokan dari luar daerah mulai lancar dan stok cukup untuk memenuhi permintaan.

"Harga bawang merah turun menjadi Rp24 ribu dari sebelumnya Rp30 ribu per kilogram, sementara harga cabai merah turun menjadi RP42 ribu per kilogran dari sebelumnya mencapai Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih bertahan Rp18 ribu dan bawang bombai Rp14 ribu," kata seorang pedagang, Nessi di Pangkalpinang, Jumat (24/7).

Ia mengatakan, permintaan terhadap bawang itu mulai stabil demikian juga dengan cabai merah, dan pasokan dari luar sudah mulai masuk ke daerah ini sehingga berdampak terhadap penurunan harga komoditas itu.

"Sebelumnya permintaan cukup tinggi apa lagi menjelang Lebaran, namun sekarang perekonomian sudah mulai normal dan pedagang pun sudah banyak yang beraktivitas kembali setelah libur Lebaran," ujarnya.

Menurut dia, banyaknya pedagang yang beraktivitas kembali dikarenakan warga sudah mulai ramai mengunjungi pasar untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, sementara itu ia sendiri mengaku sudah mulai berjualan sejak Selasa (21/7) lalu.

"Saya memang lebih cepat membuka toko kembali karena khawatir barang yang disimpan terlalu lama akan banyak yang rusak atau berubah kualitasnya sehingga membuat pelanggan kecewa dan akhirnya saya juga yang rugi," ujarnya.

Demikian juga Tono, pedagang lainnya yang mengakui bahwa harga bawang merah mulai turun dan permintaan berangsur stabil sehingga ia tidak banyak mendengar keluhan dari pelanggannya.

Ia mengatakan, setiap ada kenaikan harga banyak pelanggan yang mengeluh karena perekonomian di daerah ini mulai melemah sejak gencarnya aparat penegak hukum merazia tambang bijih timah milik rakyat.

"Semoga saja perekonomian kembali menguat seiring petani di beberapa daerah ini mulai panen lada yang harganya cukup tinggi," ujarnya. (ant/ar)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...