4 April 2020

Gas Melon Langka, Kalau Mau Beli Harus Tunjukkan KTP

KONFRONTASI-Kelangkaan gas 3 kg kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat akibat migrasi pengguna gas 12 kg.

Kepala Disperindag KBB Weti Lembanawati menyatakan, untuk mengatasi hal itu pihaknya telah mengusulkan penambahan alokasi kuota gas 3 kg ke Hiswana Migas.

"Betul, kami sudah berkoordinasi untuk menambah pasokan gas 3 kg. Saat ini, untuk per bulannya kami mendapatkan pasokan 1.050.000 tabung gas dari sebelumnya yang hanya 900.000 tabung per bulan," katanya, kepada wartawan, Minggu (12/4/2015).

Tak hanya meminta penambahan pasokan gas, pihaknya telah mempersiapkan sejumlah langkah untuk mengatasi kelangkaan gas melon yang diperuntukan bagi warga tidak mampu dan pelaku UMKM tersebut.

Kedepan, mereka yang akan membeli gas 3 kg harus menunjukan identitas diri atau KTP. Dengan begitu, pembeli dari luar daerah tidak mengambil jatah yang ada di Bandung Barat.

Hiswana Migas pun didorong akan memberikan sanksi dan teguran kepada setiap pangkalan yang ada di Kabupaten Bandung Barat jika tidak melakukan langkah (menunjukan KTP) di lapangan.

"Begitu juga dengan pangkalan, harus melihat KTP pembelinya. Kalau prosedur itu tidak dilakukan mereka bisa kena sanksi," katanya.[mr/bns]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...