Gara-gara Jokowi, Harga BBM di Indonesia Bisa Lebih Tinggi dari Singapura

KONFRONTASI - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, kebijakan pemerintah Jokowi-JK yang akan menaikkan harga BBM tidak terlalu mendesak. Pasalnya, harga minyak dunia saat ini cenderung turun.

"Harga minyak dunia turun dari 90 dolar AS menjadi 82 dolar AS per barel. Seharusnya BBM bukan naik malah turun," bebernya dalam acara peluncuran dan bedah buku '100 Janji Jokowi-JK' di Kampung Poncol, Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta (Selasa, 4/11).

Fadli menjelaskan, kebijakan pemerintahan Jokowi menaikkan harga BBM di saat harga minyak dunia turun adalah yang pertama kali di dunia.

"Apabila harga BBM naik Rp 3 ribu, maka harga BBM di Indonesia lebih tinggi dari Singapura," ungkapnya.

Karena itu, melalui buku '100 Janji Jokowi-JK', Fadli mengajak masyarakat dapat mengawal janji-janji Jokowi-JK yang pernah disampaikan dalam kampanye Pilpres 2014. Termasuk juga dalam pengelolaan uang negara untuk subsidi BBM.

"Apakah para warga di sini setuju kalau BBM naik?," tanya wakil ketua DPR tersebut yang serempak ditolak oleh ratusan warga Kampung Poncol.[ian/rm]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...