Faisal Basri: Harga Beras Bikin Rakyat Miskin

KONFRONTASI - Kenaikkan harga BBM hanya akan menyusahkan masyarakat kecil adalah mitos yang dikarang-karang oleh elit dan kalangan kelas menengah. Pasalnya, kenaikkan harga BBM sedikit sekali menyentuh perekonomian masyarakat kelas bawah, dibanding harga beras dan harga rokok. Demikian pandangan pengamat ekonomi, Faisal Basri 

Menurutnya, dua per tiga penduduk miskin terdapat di desa dan sisanya terdapat di kota. Namun, dari statistik yang dipaparkannya, baik penduduk miskin di kota maupun di desa lebih sulit dalam memenuhi kebutuhan berasnya yakni berturut-turut 32,89 persen dan 25,14 persen.

Adapun urutan kedua penyumbang kemiskinan, kata dia, adalah harga rokok yaitu 8,64 persen dan 9,68 persen. Sedangkan bensin hanya menyumbang 2,46 persen dan 3,16 persen sebagai penyebab penyumbang kemiskinan.

"BBM memiskinkan itu mitos. Yang bikin Indonesia orang miskinnya banyak yaitu harga beras yang gila-gilaan," katanya di Double Bay Restaurant di Ibis Budget, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/9).

Dengan begitu, menurut Faisal, baik elit maupun masyarakat menengah telah menanamkan kesadaran yang palsu kepada masyarakat bawah bahwa harga BBM yang naik dapat membikin susah.

Padahal yang seharusnya dilakukan pemerintah, lanjut dia, paling efektif adalah dengan menekan kemiskinan lewat cara menaikkan pita cukai rokok dua kali lipat, sehingga uang masyarakat miskin yang sia-sia untuk rokok bisa digunakan untuk kebutuhan lain yang lebih penting.

"Selain itu, Indonesia juga harus mengangkat pertanian. Pasca panennya dibenahi. Kalau pendapatan petani naik, harga beras bisa stabil," imbuhnya.

Faisal melanjutkan, kalau harga BBM dinaikkan, pemerintah harus bisa membuat ongkos transportasi publik tetap murah. Sehingga, transportasi publik menjadi alternatif angkutan masyarakat.

Selain itu, menurut Faisal, pemerintah juga harus menggenjot perumahan rakyat, agar pemenuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat dipermudah.[ian/bs]

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA