Ekonomi Nasional Anjlok, Cak Imin Minta Perkuat Sektor Pangan

Konfrontasi - Wakil ketua DPR RI Muhaimin Iskandar meminta pemerintah dapat menggenjot roda ekonomi nasional dengan cara memprioritaskan sektor pertanian. Sebab, Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor pertanian tumbuh positif dengan sebesar 16,24 persen pada kuartal II 2020.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum partai PKB itu dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Oleh karena itu, pria yang akrab dipanggil Cak Imin ini, berharap pemerintah untuk lebih memprioritaskan sektor pertanian guna menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), lanjutnya, pertanian menjadi sektor utama penopang produk domestik bruto yang tumbuh mencapai 2,19 pada kuartal II 2020.

Sementara itu, empat sektor lainnya tumbuh negatif yakni industri (-6,19 persen), perdagangan (-7,57 persen), konstruksi (-5,39 persen) dan pertambangan (-2,72 persen).

“Kontribusi pertanian pun meningkat dari 13,57 persen pada kuartal II 2019 menjadi 16,46 persen pada kuartal II 2020,” ujarnya.

Kendati demikian, Cak Imin juga berharap pemerintah dapat menyerap hasil produksi petani dengan harga yang layak sehingga dapat mendongkrak NPT Petani. Khususnya, di sub sektor tanaman pangan dan holtikultura.

Menurutnya, perubahan orientasi pertanian di Indonesia harus diarahkan pada konsep kedaulatan pangan sebagaimana tercantum dalam RPJMN dan telah menjadi visi pemerintahan.

Ia menilai, prinsip-prinsip kedaulatan pangan juga sudah sesuai dengan Deklarasi PBB tentang Hak Asasi Petani dan Rakyat yang Bekerja di Pedesaan (UNDROP).

“Dengan menjadikan para petani dan nelayan sebagai produsen utama yang menghasilkan pangan tanpa tergantung importasi,” tatur Cak Imin.

Distribusi lahan, tambahnya, melalui program reforma agraria dan diversifikasi pangan justru lebih tepat untuk segera dilaksanakan saat ini.

“Hal ini sekaligus dapat menjadi solusi di tengah krisis pangan disaat pendemi Covid-19 seperti saat ini,” pungkasnya. (pjk1/mg)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...