23 July 2018

Ekonomi Indonesia Masih Didominasi Impor, Pelemahan Rupiah Itu Bahaya

KONFRONTASI-Rupiah semakin tak berdaya terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, nilai rupiah mencapai Rp 13.335 per dolar AS.

“Tidak ada teori rupiah menguat itu buruk, Rupiah harus kuat, minimal di angka Rp 12 ribu per dolar AS. Idealnya Rp11 ribu lebih,” ujar Hary Tanoesoedibjo (HT) usai acara MNC Business Awards 2015 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.

Hary mengatakan, rupiah yang terus melemah membahayakan perekonomian Indonesia. Sebab, basis ekonomi Indonesia yang didominasi impor sangat berat menanggung beban pelemahan rupiah tersebut. “Selama rupiah melemah, itu buruk karena kita impor bahan pokok,” kata dia.

Dia mengungkapkan, masyarakat bawah yang paling merasakan dampak buruk dari pelemahan rupiah. “Biaya hidup masyarakat naiknya luar biasa, sedangkan pendapatan turun. Jadi kualitas hidup pasti akan turun,” terangnya.

Tingginya biaya hidup menyebabkan kesenjangan sosial melebar. Saat ini, kesenjangan sosial di Indonesia berada di puncak tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Rasio gini yang menjadi parameter kesenjangan sosial mencapai 0,43 persen. Semakin tinggi angkanya, semakin Indonesia mengalami ketimpangan.[mr/okz]

Category: 
Loading...