Dirut Transjakarta Tiba-tiba Mundur, Ada Apa?

KONFRONTASI-Tiba-tiba saja Dirut PT Transjakarta Agung Wicaksono mengundurkan diri dari jabatannya. Agung menguraikan kemunduran dirinya karena alasan pribadi. Langkah yang ia ambil ini demi masa depan Indonesia dan keluarga.

Agung juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Terima kasih Gubernur DKI Jakarta Bapak Integrasi Transportasi Anies Rasyid Baswedan, telah mengijinkan saya mengundurkan diri," ujar Agung dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/1).

Agung mengatakan, dengan adanya integrasi antara transjakarta dan MRT serta Transjakarta dan LRT, maka layanan transportasi publik semakin baik. Kebutuhan masyarakat akan transportasi umum terpenuhi.  

Walau ia tidak lagi berkontribusi langsung, ia terus berharap transportasi di Jakarta akan terus berkembang.

"Saya yakin pemimpin selanjutnya dapat meneruskan perjuangan Transjakarta dalam mewujudkan layanan transportasi yang aman, nyaman, murah, modern dan terintegrasi menuju layanan hingga 5.0," ujar Agung.

Agung mengungkapkan, pembangunan transportasi publik untuk masa depan kini semakin membaik. Integrasi pertama terjadi antara Transjakarta dan MRT di awal tahun 2019. Dilanjutkan dengan integrasi antara Transjakarta dan LRT berikutnya.  

Ia yakin transportasi di Jakarta telah mengalami banyak kemajuan dan akan terus berkembang. Dia berharap pemimpin pengganti akan meneruskan perjuangan transjakarta.

Ada 65 rute integrasi MRT, 20 rute integrasi LRT, dan 156 rute integrasi KRL dan Mikrotrans yang telah tergabung dengan Transjakarta sebanyak 69 rute, menjadi satu dalam program Jak Lingko yang dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta. Semuanya berada dalam standar pelayanan minimum yang baik untuk warga DKI Jakarta. (mr/rmol)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...