5 April 2020

Cerita Mahasiswa Yogya, Jalan Kaki 1 Km Demi Tarik Duit di ATM Rp 20 Ribuan

KONFRONTASI -  Mesin ATM Rp 20 ribu menjadi 'penolong' bagi mahasiswa-mahasiswa di kala dompet 'mengering' di Yogyakarta. Bahkan ada yang harus berjalan kaki sejauh 1 km untuk ke ATM tersebut saat sedang kehabisan uang saku.

"Saya ingin sekali makan. Cuma, saya belum pegang uang sepeser pun. ATM terdekat kos cuma ada Rp50 ribu dan Rp100 ribu," cerita salah seorang mahasiswi Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Jurusan Akuntansi, Sri Puji Astuti kepada detikcom, Jumat (7/2/2020).

Sebenarnya, ATM terdekat dari kosnya tidak lebih dari tiga ratus meter. Namun, karena saldonya tidak mencukupi, mau tidak mau dia berjalan kaki menuju ATM dengan pecahan Rp20 ribu.
 

"Saldo di ATM saya 40 ribu waktu itu. Mau tidak mau, saya harus berjalan menuju ATM BNI yang ada di UPN. Padahal, indekos saya berjarak 1 km dari sana," kenang Puji.

Serupa dengan Puji, Pramudya Bagus Widiyatmoko pun pernah mengalami hal serupa. Pram mengaku, ia pernah kehabisan bensin sehabis bepergian jauh."Waktu itu, kehabisan bensin dan akhir bulan. Saldo di ATM tinggal sedikit. Satu-satunya cara agar bisa isi bensin, ya ambil tunai Rp20 ribu dulu," ujar Pram.

Ia mengaku, ia kerap mengambil uang Rp20 ribu di ATM BNI Kantor Cabang UPN. Baginya, keberadaan ATM pecahan Rp20 ribu membantunya saat membeli bensin.

Diberitakan sebelumnya, ada dua ATM pecahan Rp 20 ribuan di Yogyakarta. Mesin ATM ini berada di kawasan kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Yogyakarta.
 

Pantauan detikcom, Jumat (7/2) pagi, ruangan ATM BNI UPN "Veteran" Yogyakarta sudah penuh dengan nasabah. Ruangan tersebut berisi dua mesin ATM setor dan tarik tunai. Tiga mesin lainnya hanya menyediakan mesin tarik tunai. Masing-masing pecahan terdiri dari Rp20 ribu, Rp50 ribu, dan Rp 100 ribu.

Ada yang tampak berbeda di antara mesin ATM pecahan Rp 20 ribu dengan mesin lainnya. Antrean dan lalu lalang lebih banyak dijumpai di mesin ATM itu. Dalam 30 menit, lebih dari lima orang bergantian menggunakan mesin ini. Tak hanya itu, orang-orang yang memakai ATM terlihat lebih muda. Sebagian besar dari mereka adalah mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta.

"Iya, di Yogya, masih ada dua ATM pecahan Rp 20 ribu. Ada di kantor cabang UPN, ada juga di kantor cabang UGM," ujar Penyelia Administrasi Umum BNI, Hendrayana Mandala kepada detikcom, Jumat (7/2).(Jft/Detikinews)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...