Banyak Pihak Berlomba Pinjam Dana ke NATIONAL STANDARD FINANCE (NSF)

OPINI- LUAR BIASA , SEKARANG BANYAK PIHAK BER-LOMBA2 PINJAM PADA NATIONAL STANDARD FINANCE (NSF).

Setelah ber-bulan2 dipublikasi melalui Beningnews dan Konfrontasi Media Online, akhirnya terbukti sekarang, SEMUA PIHAK SEDANG BUTUH DANA.
Pihak yang MENGAKU sebagai wakil dari pemerintah, organisasi pengusaha, organisasi pekerja dan kelompok pengusaha besar ber-duyun2 mengajukan pinjaman ke NSF. Mereka ada yg LANGSUNG mengajukan pinjaman ke NSF, ada yg melalui perwakilan NSF di Indonesia. 
Bagi saya dan Mas Herdi Sahrasad yg mempublikasikan NSF, perkembangan ini sangat menyenangkan, karena siapapun kelak yg berhasil mendapat pinjaman, kami yakin akan banyak menolong rakyat yg sedang susah.
Hari kamis tgl 11 juni lalu, kelompok Serikat Pekerja BERTEMU LANGSUNG dg SESMENKO EKUIN membahas pinjaman utk para pekerja pada NSF. Sekarang semua sibuk mempersiapkan semua persyaratan yg diminta oleh NSF dan SESMENKO agar pinjaman yg mrk harapkan bisa terealisir.
Hal yang menggembirakan juga adalah GARA-GARA pemberitaan soal dana yg dibutuhkan RAKYAT tsb, saya kebanjiran tawaran berbagai bentuk dana. Baik yg cash maupun yg berupa tabungan dan surat berharga. Ada juga yg menawarkan emas yg jumlahnya sangat banyak, tapi karena saya tidak butuh itu semua, saya hanya catat saja agar jika suatu saat saya butuhkan, akan saya minta pada mereka.
Saat ini kebutuhan dana besar oleh negara tidak bisa di-tutup2i lagi. Negara sedang sangat butuh dana TUNAI yg bisa menutupi berbagai defisit yg dialami. Krisis ekonomi yg hampir melumpuhkan negara ini membuat rezim berkuasa melakukan langkah2 nekad, mereka memberlakukan pelonggaran PSBB dan mengizinkan pusat2 keramaian dibuka kembali. Risikonya adalah meningkatnya orang2 yg positif covid 19. Saat ini rata2 penambahan pasien diatas 1000 orang/hari. Ini risiko negara miskin, harus memilih apakah mati karena krisis ekonomi atau mati krn covid 19.
Sebagai orang tua yg sdh melewati zaman semua Presiden RI, sy yakin bangsa dan negara tetap utuh, paling yang gonta ganti hanya rezim yg berkuasa saja.

"TO BE OR NOT TO BE" UTK JATI PADANG GRUP.

Kita tidak tahu umur manusia, yg pasti grup Jatipadang terdiri dari orang2 yg sudah diatas 50 tahun semua. Bukan muda lagi, bahkan mas Suko sang pemimpin Jatipadang sudah hampir 80tahun.
Tidak bisa dipungkiri, hambatan utama utk bisa membuat Jatipadang mampu menggoyang NKRI adalah TIDAK ADANYA DANA.
Waktu makin pendek, jika ber-lambat2 fisik akan makin lemah dan semangat makin layu. Oleh karena itu MENURUT SAYA, grup Jatipadang harus BERANI MELAKUKAN TINDAKAN YANG TO BE OR NOT TO BE terkait dana besar yg kita butuhkan.
Saya punya akses ke beberapa sumber dana. Salah satu yg paling banyak sy garap adalah NSF. Termasuk yg sdg digarap dg SESMENKO EKONOMI oleh ormas serikat pekerja. 
Saya sarankan agar Jatipadang melakukan langkah2 quantum agar tdk ketinggalan kereta. Diantara yg bisa dicoba adalah menjadi koordinator pengaktifan dana polimer yg jumlahnya rp13.8 ribu Trilyun yg menurut sahabat saya disimpan oleh TNI AD/AL/AU dibawah koordinasi Pak Endiartono Sutarto, yang bisa dipakai untuk kepentingan negara dan bangsa Indonesia saat ini di tengah Corona.
Proyek ini sangat mengasyikkan, karena selain meliputi dana yg sangat besar, juga terkait dg orang2 besar yg powerfull, yaitu jenderal2 aktif yg galak2.

Kalau mainnya sama yg loyo2 sy malah kurang gairah. Apalagi sama yg bodoh2, itu sama juga merendahkan diri kita sendiri.
Dana polimer ini sangat MISTERIUS, ada tapi tiada, hal ini bikin penasaran dan agak mencemaskan. Jika semua mudah, malah tdk menarik jadinya.
Tahap awal dr urusan dana ini adalah memastikan keberadaan dananya. Hal ini bisa ditanyakan ke Pak Tedi Lesmana WaKa BIN yg menurut kawan saya SANGAT TAHU dimana dana ini disimpan. Jika sdh PASTI ADA dananya, langkah kedua adalah kita DEAL dg para penyimpan dana tsb. Kita minta diberi mandat utk mendapatkan COLLATERAL nya agar dana tsb bisa diaktifkan. Saya sdh punya 3 sumber yg mengaku PUNYA COLLATERALNYA. 
Game ini layak utk kita mainkan, karena HANYA ORANG2 KHUSUS SAJA YG BERANI BER-MAIN2 DG PARA JENDERAL YG MASIH AKTIF. Dana ini terkait dg PANGLIMA TNI, KSAD, KSAL DAN KSAU.
Jika semua pihak OK,  maka mari kita amalkan  tantangan dan game bergengsi ini, dengan memohon ridho Allah SWT bagi NKRI. Semoga Allah SWT melindungi bangsa kita dan keselamatan negara. Wass

Ir Imbang Djaja, alumnus Geologi ITB dan ARCO Texas, AS

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...