20 June 2018

Analis: IHSG Masih Sulit Menguat

KONFRONTASI - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melemah pada perdagangan kemarin. Indeks saham ditutup turun 1,35% menjadi 6.412,85. Analis menilai, tampaknya IHSG masih bisa kembali melemah.

Analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo menyatakan, posisi IHSG saat ini yang berada di 6.412 membuka ruang penurunan lanjutan ke 6.400 dengan target angka terendah di 6.390. Apalagi, secara fundamental, belum ada sentimen yang cukup kuat untuk mendorong IHSG naik.

Ada beberapa alasan indeks sulit naik. Pertama, bursa saham terkena pengaruh pelaku pasar yang masih wait and see soal suku bunga Amerika Serikat (AS). Kedua, harga saham big caps sudah tinggi, sehingga terjadi profit taking yang mempengaruhi IHSG.

–– ADVERTISEMENT ––

 
 

 

Ketiga, faktor makro ekonomi. Penerimaan pajak Indonesia memang naik. "Tapi kebutuhan belanja juga masih banyak, alasan ini membatasi pelaku pasar bertransaksi," terang Lucky, kemarin.

William Surya Wijaya, Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas, menyatakan, IHSG akan bergerak menguji support. IHSG akan bergerak di rentang 6.389–6.578. Analisa Lucky, IHSG akan bergerak di rentang 6.400–6.435.(Jft/Kontan)

Category: 
Loading...