Alibaba Kucurkan Dana Segar Rp44,7 Triliun untuk Grab

KONFRONTASI -   Grab Holdings Inc. bakala mendapat suntikan dana dari Alibaba Group Holding Ltd, raksasa e-commerce di China. Dilaporkan, ALibaba akan menginvestasikan dana sebanyak 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp44,7 triliun.

Dilansir dari Bloomberg, perusahaan yang didirikan Jack Ma itu akan menjadi investor tunggal dalam putaran pendanaan tersebut, dan akan mengakuisisi sebagian saham Grab yang saat ini dipegang Uber Technologies Inc. Kesepakatan itu akan menjadi salah satu taruhan terbesar Alibaba di Asia Tenggara sejak investasi pertamanya di Lazada pada 2016.

Potensi kerja sama dengan Grab akan memberi Alibaba akses ke jutaan data pengguna di delapan negara, baik di armada pengiriman maupun dalam bisnis dompet digital dan layanan keuangan. Salah satu rencana spesifik yang sedang dibahas adalah mengintegrasikan jaringan pengiriman Grab ke Lazada, yang akan memberikan Grab akses ke jaringan konsumen yang lebih luas.

"Potensi investasi Alibaba tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis e-commerce Lazada, yang tampaknya telah kehilangan kekuatan dari pesaingnya Shopee yang didukung Tencent. Lazada juga dapat memanfaatkan basis pengguna Grab yang cukup besar, yang layanannya memiliki frekuensi penggunaan lebih tinggi daripada e-commerce," ujar analis Bloomberg, Vey-Sern Ling, dilansir dari iNews.id, Senin (14/9/2020).

 

Pendanaan tersebut sekitar seperlima dari valuasi Grab yang diketahui sebesar 14 miliar dolar AS. Rencana itu datang di tengah pertanyaan yang berkembang tentang kemampuan startup Singapura itu menghadapi krisis akibat Covid-19. Sebelumnya, CEO Grab, Anthony Tan sempat mengatakan perusahaannya sedang menghadapi krisis pertama dan terbesar dalam perjalanannya.(jft/LAWJUSTICE)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...