21 March 2019

Puisi : Ahok

AHOK

Oleh : Driya Widiana M S, Dewi Nurhalizah, Ekbi Tan dan Warih W Subekti

Aku bilang dia si kepala batu
bukan ' lempar batu sembunyi tangan'

ala politisi kacangan yang ' memancing di air keruh'

Ahok seorang penberani
itu yang dibutuhkan negeri ini

kalau kalain setuju ayo ' kepalkan tinju'
dan rapatkan barisan
" Maju, Serbu, Serang..., Terjang !*)

kita tabuh genderang perang

                ***

mulut setajam pisau
kelupas wajah-wajah bertopeng

malaikat sembunyi seringai iblis
sekuat baja tak gentar ranjau

satu kata diteriakan
libas!

                 ***

Sang peneguh yg tak gentar...
Hajar buaya-buaya lapar yg rakus!!!

Ahok
Hajar para tikus berdasi yg tak tahu diri...

Ahok
Hajar para menikmat culas yg hanya mampu buncit kan isi perut yg penuh cacing!!!

                  ***

bibirmu sepasang belati
gigi-gigimu barisan sembilu
siap menyayat dan mencacah
para perompak dan perampok
penjarah ibu pertiwi

teriakkan terus semangatmu
membasmi para maling
yang sedang belingsatan
bagai cacing kepanasan
lantas cari strategi
untuk menyingkirkanmu

Maju tak Gentar
bersama seluruh pendukungmu
Maju Terus Pantang Mundur !

Jakarta, 2015

*) Puisi Diponegoro (Chairil Anwar)

____________________________________________________________

Puisi " Ahok" digagas Warih W Subekti yang kemudian diikuti oleh Dewi Nurhalizah, Ekbi Tan dan Driya Widiana M S (Kf)

 

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...