Negaraku Dirampok 4

Juftazani

 

Inilah ketelanjangan perampokan negaraku
oleh mafia-mafia yang menyamar sebagai pemimpin rakyat
mula-mula ia masuk gorong-gorong 
benar-benar memukau mencitrakan Imam Mahdi telah datang
kemudian ia menang
tapi sepertinya rakyat telah menyerahkan lehernya kepada pemimpin
sang pemimpin mencoba menggorok leher rakyat perlahan
percobaan demi percobaan  rakyat digorok dengan memusnahkan benih lobster
try end eror, ulama dikriminalisasi bahkan dibunuh
tarik ulur percobaan demi percobaan saat jurus kekerasan dikeluarkan
perampokan itu mengendor lagi
walau leher sudah diserahkan seluruhnya
tapi perlawanan rakyat menyirapkan darah pemimpin perampok itu
dan mengulurkan rencana demi rencana
untuk mengikat kaki tangan
o, undang-undang omnibus law diluncurkan agar darah rakyat terkuras
agar wajah mereka pucat untuk melawan para perampok

 

makin hari makin terlihat ketelanjangan itu
aurat-aurat yang mengerikan diperlihatkan 
rakyat melihat genderuwo menari-nari dengan jurus menyihir rakyat
orang-orang menatap drakula gunung kawi turun dan menghisap darah rakyat 
dupa terus menyala bahkan sampai senja lewat   
jampi-jampi dari konglomerat Indonesia menyihir agar seluruh rakyat
tunduk patuh di bawah kangkangan kakinya yang menggurita
melilit setiap sumber kehidupan rakyat yang dihisap dan disedot sampai kering kerontang
nelayan kehilangan nener dan hampa tak menangkap apa-apa 3 hari 3 malam
sumber-sumber kehidupan pelan-pelan dikuasai dan dipagut erat
di bawah cengkeraman tangan para perampok lokal dan luar
asing, aseng dan asong bersatu-padu menyedot sumber-sumber mata pencaharian rakyat
hingga sempurna negaraku dirampok drakula dan vampir yang tak henti-hentinya
berdatangan dari dulu sampai sekarang
rakyat hanya bisa menggeliat dan meradang sesaat
menunggu pemimpin yang adil membebaskan leher mereka 
terlepas dari rantai-rantai penindasan

 


Tangerang, 9 Januari 2021

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...