24 June 2018

Minang Fantasi dan Water Park Padang Panjang Ditutup Selama Ramadhan

Konfrontasi - Minang Fantasi (Mifan) dan Water Park Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), tidak beroperasi selama bulan suci Ramadhan 1436 Hijriah.

"Ini sudah menjadi komitmen manajemen supaya karyawan yang beragama Islam bisa lebih tenang menjalankan ibadah puasa," kata Menejer Marketing Mifan dan Water Park Padang Panjang, Pardinal di Padang Panjang, Kamis (18/6).

Meskipun tidak beroperasi, namun karyawan yang bekerja tetap melaksanakan kegiatannya sebagaimana biasanya, namun perbedaannya hanya tidak melayani pengunjung.

"Meskipun kami tutup, tetapi pelayanan administrasi tetap jalan dan sebagian karyawan akan melakukan perbaikan sejumlah mesin. Sehingga, pada saat kembali dibuka pada hari pertama Lebaran Idul Fitri nanti, seluruh mesin telah bisa beroperasi dengan baik," sebutnya.

Meskipun belum ada penambahan wahana permainan baru dan masih mengandalkan wahana permainan basah dan hiburan keluarga, tetapi pihak Mifan dan Water Park tetap akan memanjakan pengunjung dengan sejumlah pelayanan tambahan.

Bagi masyarakat yang berada di luar Padang Panjang atau Sumatera Barat yang ingin menikmati fasilitas penginapan di Mifan dan Water Park, bisa langsung menghubungi pihak marketing jauh-jauh hari sebelum musim liburan.

"Tujuannya untuk mengantisipasi penuh pengunjung," ujarnya.

Bagi pengunjung yang akan datang ke Mifan dan Water Park, pihak Mifan tidak akan menaikkan harga dan masih menerapkan harga lama.

Meskipun kegiatan operasional di lokasi wisata itu ditutup, tetapi bagi masyarakat atau kelompok usaha yang ingin melaksanakan kegiatan buka bersama di lokasi itu, tetap juga difasilitasi dan bisa memanfaatkan sejumlah fasilitas yang ada.

"Selain itu, kami juga akan melaksanakan kegiatan buka bersama dengan karyawan dan anak yatim, yang memang menjadi agenda rutin dari manejemen Mifan dan Water Park setiap tahunnya," ujarnya.

Penutupan operasioanl Mifan dan Water Park tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, sehingga tidak akan mengganggu pelaksanaan ibadah puasa bagi karyawan dan masyarakat sekitar.

"Sebuah kebijakan yang harus diapresiasi, karena wahana permainan yang bisa menampung ribuan orang itu tidak melayani pengunjung untuk bermain selama Ramadhan," katanya. (rol/ar)

Category: 
Loading...