Mengapa Murid Laki-laki 2 Kali Lebih Tertinggal di Sekolah Dibanding Perempuan?

KONFRONTASI -   Anak laki-laki hampir dua kali lebih berkemungkinan ketinggalan dibandingkan murid perempuan saat mereka mulai bersekolah, demikian isi sebuah laporan.

Kelompok pegiat Save the Children menyatakan seperempat anak laki-laki di Inggris, atau sekitar 80.000 orang, yang mulai bersekolah mengalami kesulitan menyampaikan satu kalimat penuh atau mengikuti perintah.

    Mencegah kekerasan seksual lewat pendidikan
    'Mereka tidak menerima kos untuk anak Papua'

Laporan berdasarkan kajian Universitas Bristol tersebut menyatakan anak-anak yang ketinggalan saat mulai bersekolah akan sulit mengejar.

Juru bicara Kementerian Pendidikan Inggris mengatakan, "Kita membuat investasi penting pada masa permulaan sekolah".

Laporan tersebut membandingkan nilai anak laki-laki dan perempuan terkait tujuan bahasa dini dan komunikasi pada penilaian dalam tahap pendidikan awal atau Early Years Foundation Stage.
Biologis atau sosial?

Secara umum anak-anak diharapkan dapat mendengar dan menyatakan diri secara efektif, yang sekaligus menunjukkan kesadaran keperluan pendengar.

Mereka seharusnya dapat mendengar perintah sederhana dan menjawab pertanyaan 'bagaimana' dan 'mengapa'.

Namun sepanjang tahun lalu, 25% anak laki-laki tidak dapat memenuhi persyaratan ini, sementara di kalangan murid perempuan hanya sebesar 14%.

Laporan ini menyatakan tidak jelas apakah kesenjangan gender anak-anak karena perbedaan biologis dan tingkat perkembangan atau proses masyarakat.

Tetapi penelitian sebelumnya mengisyaratkan anak perempuan lebih berkemungkinan mengembangkan tingkah laku seperti kemandirian, keteguhan, dan kelenturan pemikiran yang memungkinkan mereka untuk belajar.(Juft/BBC)

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...