Menepis Kesendirian

Oleh: Arif W

Bagaimana mungkin sampai detik ini dunia masih dicekam sepi?
Ke mana gerangan mereka?
Masihkah betah berlama-lama sembunyi di balik topeng kesendirian?
Apa makna kebangkitan itu sejatinya?
Ayo berusahalah!

Bila tekad telah membulat,
Lantas untuk apa masih meratapi keterpurukan?
Bukankah itu memang sebuah laku?
Agar jiwa lebih bisa meresapi makna cokro manggilingan

Kita tetaplah kita
Tak ada namanya kesendirian
Jikalau setiap manusia berpaling,
Bukankah masih ada Dia Yang Mahasegala?

Betapa tersanjungnya daku,
Bila masih bisa kudapati lagi  seulas senyum dari bibir tipismu
Bukankah senyuman itu tidak hanya untuk dirimu?
Ya Tuhan, bukannya aku bermaksud ge-er
Sekadar maksud, agar semua bisa memaknai bahagia.

Gunungkidul, 05042021 

---------------------------

Arif Wibawa, Lahir di Cilacap, 08/11/1975.Sekarang bekerja sebagai Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul., DIY Jogjakarta. Pendidikan terakhir ditempuh di Pendidikan Teknik Mesin UNY (Angkatan 1994)

Alamat : Kompleks SMPIT DARRUL MAGHFIROH, Kedungpoh Lor, Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...