Konsumsi Air 8 Gelas per Hari Salah Persepsi

Konfrontasi – Risiko dehidrasi berdampak buruk bagi kesehatan dan aktifitas sehari-hari. konsumsi air sangat penting demi menjaga stamina dan keseimbangan tubuh.

Namun, masyarakat umum tidak mengetahui jumlah standar air yang harus dikonsumsi. Pasalnya, kebutuhan setiap individu sangat berbeda sesuai kondisi kesehatan fisik, aktivitas dan tempat tinggal.  Menurut dr. Nadia Octavia, air berperan utama dalam sistem metabolisme tubuh karena mendominasi 60 persen berat badan. Air juga bekerja melarutkan racun dari organ-organ vital tubuh, membawa nutrisi ke sel-sel tubuh dan memberikan lingkungan yang lembab bagi telinga, hidung dan tenggorokan.

Volume air dalam tubuh akan berkurang akibat kegiatan pernafasan, keringat, urine dan feses. The Institute of Medicine meneliti konsumsi air pengganti umumnya 3 liter/hari setara dengan 13 gelas bagi pria dan 2,2 liter/hari setara dengan 9 gelas bagi wanita. Sehingga anggapan konsumsi 8 gelas per hari hanya disarankan bagi orang dengan aktivitas fisik normal dan kondisi fisik yang sehat.

Beberapa aktifitas yang membutuhkan konsumsi air lebih banyak yaitu olahraga. Cairan tubuh yang hilang perlu diganti sebanyak 400-600 ml air. Jumlah air bisa bertambah apabila jenis olahraga semakin berat.

Selain itu, kondisi cuaca panas dan lembab menyebabkan keringat sehingga tubuh membutuhkan cairan baru. Lingkungan dingin di atas 2,500 m juga menambah frekuensi berkemih serta pernafasan lebih cepat. Tambahan konsumsi air juga disarankan bagi pasien demam, muntah atau diare. Para ibu hamil dan menyusui juga harus meminum 2,3 liter setara dengan 10 gelas/hari dan 3,1 liter setara dengan 13 gelas/hari.

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...