Idul Fitri Dalam Genangan Darah Dan Airmata (7

Juftazani
 
 
Di langit sana kalian sudah terlalu lemah
Perjalanan kami menanjak menuju puncak
Langkahmu terseok-seok menuruni jurang terjal mengerikan
Sia-sia saja tumpukan api dan mesiumu gagal total memusnahkan raga kami
Iblis yang congkak akan selalu mengalami pengeroposan
Tulang-belulangmu makin rapuh dan menunggu untuk mati
Darah dan air mata mensucikan semangat kami
Dan memproses menjadi sebentuk perlawanan tak tergoyahkan
Setiap anak-anak Palestina telah tertanam semangat
Mati lebih mulia
Daripada diinjak-injak kejahatan penjajah perampok tanah
 
Di hari idul Fitri 1441 Hijriyah ini
Kami berdiri di depan tank baja
Tak ada kata mati dalam kamus kami
Maju !
Serang !
Tembak mata serdadu Israel dengan ketapel
Tak ada resolusi dalam diri kami kecuali perlawanan
Kami pemenang perang menolak pendudukan
Tak ada resolusi dua negara di sini
Hancurkan kekuatan Setan yang merusak setiap tatanan
Setiap kali mereka lewat di tanah kami
 
 
Kami berdiri: satu hati
Bertekad untuk terus berjuang
Sampai Israel angkat kaki
Atau generasi kami musnah semuanya
KAMI TAK PEDULI !
 
 
Tangerang, 28 Mei 2020
----------------------------
Juftazani, penyair, penulis novel "De Atjeh Oorlog", alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Akan terbit novel keduanya: "De Atjeh-oorlog : Djihad en Koloniaal Machtsvertoon"Juftazani

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA