25 November 2017

Film Sayap Garuda di Hargorojo: Perwujudan Desa Pancasila dari Perbukitan Menoreh

Film yang sebagian besar berlatar di sebuah desa di Perbukitan Menoreh ini menyajikan sebagian kisah dan adegan asli yang terjadi di sana. Desa Hargorojo yang populer sejak tahun 1970 an sebagai Desa penghasil gula semut, durian dll ini ternyata menyimpan sejuta keajaiban yang hanya beberapa orang tahu.

Desa Hargorojo terdapat ratusan umat Buddha, dan menjadi teladan dalam gerakan donor darah tingkat Purworejo ini menjadi alasan tersendiri Ilhan Erda, Pinot dkk tim Reviens menyajikannya menjadi kreasi visual berdurasi kurang lebih 45 menit.

Film yang semuanya bermodal nekad ini ternyata mendapat respon baik di Jakarta. Mulai dari ICRP atau Organisasi Perdamaian Dunia yang di dirikan alm KH Abdurahman Wahid dkk, CPP Jakarta, PWB Jabotabek dll.

Juga setelah selesai akan di screening di beberapa kota yakni Purworejo, Jakarta, Pontianak dll.

“Film ini bisa menjadi role model bagi desa serupa di Indonesia. Apalagi beberapa keunggulan dari Desa ini yang tak dipunyai oleh desa serupa di Indonesia.” tukas Ilhan Erda sebagai Head Creatif & Ide di film ini.”

Berdurasi selama 45 menitan dan proses selama 5 bulan ini sangat banyak mengalami kendala. Mulai dari finansial, alat dll. Tapi ternyata semua alur dan hambatan ini bisa tertangani

Soundtrack lagu ini dibuat oleh Fikry & Rio dari kawan-kawan geng nya Eross Sheila On 7, lukisan tema oleh Umar Faruq dan beberapa endors dari artis-artis Ibukota.

Banyak kendala, tetapi dukungan moral dan support dari Kepala Desa Hargorojo. Ratusan warga dan juga penduduk Purworejo di perantauan memberikan pengalaman tersendiri buat para awak film ini.

 Harapannya di bulan depan atau malam 17 Agustus tepat, film ini dilaunching di Purworejo dan di screening di beberapa kota se Indonesia seperti Kota Pontianak, Jakarta, Jambi dan banyak kota lainnya.( IE)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...