Bingung - Puisi Fikri Al-Mahdi

Oleh: Fikri al Mahdi

 

Kita sudah kenal dengan bangsa yang menjajah negeri ini..

Dulu kita bingung kenapa leluhur kita membiarkan belanda menjajah negeri ini tiga ratus tahun lebih..
Belanda menguasai perdagangan dan ekonomi kita, perkebunan, hasil bumi dan akhirnya mereka kuasai tanah air kita..
Leluhur kita tetap menghormati bangsa penjajah itu..
bahkan sebagiannya menjadi centéng dan anték mereka,
membantu mereka memeras potensi rakyat..
bingung..
kok bisa begitu ya..

 

Sekarang negeri ini dirampok setiap hari,
kita terkaget-kaget awalnya..
Ada yang mengambil kekayaan bangsa kita puluhan sampai ratusan Trilyun..
kita diam,
Bingung..
kita kenali bangsa perampok itu,
tapi kita tetap hormat pada mereka..
Padahal kita kenal bangsa rampok itu..
Kita beri mereka tempat terhormat, kita buka akses hukum untuk mereka,
kita jadikan hari besar mereka jadi hari besar kita,
kita hamparkan karpet merah politik untuk mereka menuju kekuasaan..
sampai kita tidak mampu lagi menghadapi hegemoni mereka..
Tidak ada satupun cadangan kekayaan negeri ini, melainkan mereka akan datang untuk menguasai dan akhirnya merampok harta kita..
Bingung..
kita diam saja..

 

Anehnya,
dalam keadaan terhuyung oleh hancurnya ekonomi dan politik kita..
Ada tokoh-tokoh kita menyerukan hadis palsu tentang harusnya kita menuntut ilmu kepada bangsa rampok itu..
Bingung..
kok tega ya..
Bangsa ini dihabisi, tapi mereka mencari hidup yang tidak seberapa dengan menjadi anték bangsa rampok itu..
Bingung..

-------------------------

Fikri al Mahdi adalah nama pena dari Nazar Haris. Lahir di Jakarta, 25 maret 1964Sukses menempuh studi di tingkatSD, SMP, SMA di Jakarta, Nazar Haris mengambil program s1, FTUI jur metallurgi.Program studi s2nya ia tempuh di JIMS jurusan marketing.

Kegiatan sehari-hari: bisnis, jual beli mobil, bengkel, fotocopy, tanah, bahan bangunan, resto, buku/pendidikan, majalah, MLM.

Kegiatan lainnya adalah berorganisasi & berdakwah. Pernah aktif di PII, HMI, ketum Pemuda pui, sekjen & ketum PUI

motto :

Sekali berarti,

setelah itu syahid

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...