Apakah kau mengenal saudara Agus Edy Santoso?

Juftazani

 

Lelaki ini adalah Fidel Castro
ia adalah Gustavo Gutierez
ia juga bagian dari Dalai Lama
dia adalah Nietsche, ia juga Kyai HAR Fakhrudin,
ia Ali Syariati
masyarakat dunia kerap gagal memahami lelaki ini

 

Lelaki ini lahir peduli orang miskin
Lelaki ini dilahirkan tidak gila jabatan
Lelaki ini telah membangun persaudaraan antarumat
Ia peluk erat hingga akhir hayat

 

Seseorang berambut cepak tergesa-gesa menuju rumah Ahmadi Thaha
Berpapasan dengan lelaki berkacamata bola, rambut kejur dan berwajah tirus,
Ia bertanya:
“Apakah kau kenal dengan Agus Edy Santoso?”
“Tidak kenal Pak. Aku tidak tahu orang yang bernama Agus”
Ia dan dua temannya berbadan sekel langsung pergi
Bisa saja mereka menyebar dan memburu Agus yang ditanya lelaki kekar tadi

 

Inilah sosok gabungan Castro, Gutieres, Dalai Lama, Nitsche, Kyai Fakhrudin, Ali Syariati
Tokoh Orde Baru yang ditakuti, begitu kecut dengan Agus Edy Santoso
Dengan terbata-bata jenderal bintang tiga itu berkata:
“Orang paling berbahaya di negeri ini Agus Edy Santoso.
Liat, dan tak tertangkap jaringan intelijen seketat apapun
Cak Nur menatap sang jenderal dengan tenang,
Meneduhkan gelegak jiwa yang bergejolak berapi-api
Ingin segera menangkap tokoh kita ini dan menjebloskannya ke ruji besi
“Pak, Agus tidak membahayakan negara
Lelaki ini hanya aktivis HMI dan forum diskusi”

 

O Tuhan, pejabat negeri ini selalu disibukkan mencari kambing hitam
Untuk mencari kesalahan yang mereka perbuat sendiri
Sampai Orde Baru tumbang di titimangsa 15 Mei 1998
Lelaki ini baik-baik saja
Banyak pihak menghadapi
Kombinasi Castro, Gutierez, Dalai lama, Fakhrudin, Nitesche dan Ali Syariati ini
Merasa putus asa
“Ini lebih berbahaya dari Hariman Siregar!” Gebrak kepala peleton satuan intel
Merobek daun meja dan mengagetkan
Seluruh anak buahnya yang gagal menangkap sosok lelaki ini
Tokoh Malari itu, Orang Berbentuk, bisa ditangkap dan dijebloskan ke penjara
Orang Ini tak Berbentuk, Serasa ada tapi saat ditangkap tidak ada

 

Di zaman edan Orde Baru hingga Reformasi
Sulit mencari lelaki seperti ini
Sugih tanpa Bandha, Digdaya tanpa Aji, Nglurug tanpa Bala, Menang tanpa Ngasorake

 

Jabodetabek, 15 Januari 2020

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...