Alis Matamu Berguguran

Oleh: SUpri Helmi Tanjung

 

 

Alis matamu berguguran jadi rindang bulan. Makanya aku jatuh bangun semalaman menikmati kelembutan yang terasakan sampai ke jantung paling dalam.  Kumatikan lampulampu agar cahayamu masuk ke seluruh renik poriku. Agar keremangan tak membuat aku kaku. Agar keremangan tak membuat aku semakin menjauh

Alis matamu berguguran jadi rimbun hutan. Makanya aku berkemah semalaman menunggu sunyi yang terlupakan. Daun yang tak mampu terlukiskan ketika jatuh dalam tanah penuh harum tembikar. Memaknai setiap kecupan yang jatuh perlahan di bawah bayangbayang kegelapan. Agar yang lindap tak membuat aku tercekat. Agar yang lindap membuat aku nyaman terpikat

Alis matamu berguguran jadi nyaring sungai. Makanya aku nyaman jadi batu kali. Kau menertawaiku, aku tahu. Makanya kusiapkan lumut di kerakku. Agar yang jatuh tak serta merta menghancurkan ketakjubanku atas segala hening yang kau alirkan dalam gemercik penuh rindu. Mengalir usia. Mengalir cinta yang semakin ranum memesra. Menikmati setiap pinggir dekapan. Memaknai semua arus yang berkejaran

SHT, 141120
#RumahSeni_AstiRadmila

---------------------------------

 

SUPRIYANTO HELMY TANJUNG lahir di  Lamongan, pada  09 September 1966

  Berprofesi sebagai Guru di SMP dan SMA di Lamongan

Beberapa tulisannya telah dibukukan, di antaranya:  Karya Buku : 1. Antologi puisi, di antaranya:

A.  Sajadah mawar B. Sajadah Embun C. Untuk Jantung Perempuan D. 67 Tahun di Karet

E. Cinta, Kerja, dan Debu F. Kristal bercahaya dari Surga

Supri Helmi Tanjung tinggal / beralamat di  : CUPING RT 07, RW 01, MADULEGI, SUKODADI, LAMONGAN – Jawa Timur

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  

loading...