Advokat Teuku Syahrul Ansari: Prof Dawam Rahardjo adalah Intelektual Muslim Pejuang HAM

KONFRONTASI-Advokat Teuku Syahrul Ansari,  anggota DPR-RI  Taufiqulhadi, peneliti senior Fachry Ali, Ahmad Fadilah  dan Herdi Sahrasad-akademisi Universitas Paramadina, menyampaikan duka cita dan belasungkawa atas wafatnya Prof M Dawam Rahardjo, cendekiawan Muslim terkemuka.. Mereka menilai Prof Dawam adalah senior HMI yang sangat mumpuni, sabar dan berani bersikap membela kebenaran, keadilan, prluralisme dan kebhinekaan. ''Prof Dawam adalah cendekiawan pejuang Muslim  yang gigih membela HAM, hak-hak minoritas dan ekonom kerakyatan yang sangat mumpuni,'' kata Teuku Syahrul Ansari. Sedangkan Afmad Fadillah menilai, Mas Dawam adalah intelektual Muslim yang paling komit dengan keadilan, kemanusiaan, kebebasan dan kebangsaan. ''Mas Dawam itu heroik di balik ketenangan dan sikap rendah hatinya,'' ujar Fadillah..

Fachry Ali yang merasa sebagai muridnya mengaku Mas Dawam adalah sosok besar dan konsisten serta teguh pendiriannya dalam berkarya, bekerja dan memihak kepentingan rakyat banyak. ''Dia intelektual besar yang rendah hati dan mendidik banyak murid dari beragam kalangan,'' kata Fachry Ali.

Prof M Dawam Rahardjo

Taufiqulhadi menilai Mas Dawam adalah sosok besar Muslim yang berdiri atas keimanan dan keyakinan untuk membela yang lemah, yang ditindas, dan Mas Dawam adalah intelektual sejati. ''Mas Dawam adalah guru kita,  pribadi yang saleh, cendekiawan sejati,'' ujar Taufiq, politikus Nasdem.

'' Jangan lupa, Mas Dawam adalah intelektual besar  yang selalu menyuarakan hak-hak asasi, hal-hak dasar rakyat dan tokoh HMI dan  Muhammadiyah yang dikesampingkan, namun selalu konsisten mendidik para Muslim dan kaum non-Muslim untuk menjadi manusia berbudi pekerti, saleh dan berani membela pularisme, hak minoritas dan memperjuangkan hak-hak kaum tertindas,'' kata Herdi Sahrasad yang juga muridnya. (kf)


 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA