21 July 2019

Tokoh

Habis Kekayaan Negara: Jokowi Minta 800 Anak Usaha BUMN Dijual

KONFRONTASI -   Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk merampingkan struktur perusahaan pelat merah yang ada di Indonesia. Salah satunya adalah dengan menjual atau melebur (merger) anak-anak usaha perusahaan pelat merah yang dirasa sudah terlalu banyak.

Dia menyebutkan, saat ini jumlah perusahaan pelat merah yang ada di Indonesia sekitar 118 BUMN. Namun, yang menarik adalah jumlah anak usaha BUMN mencapai 800 unit.

Politisi F-PAN MPR Ini Usulkan Evaluasi Sistem Ketatanegaraan

KONFRONTASI -   Anggota MPR RI Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan bahwa lembaga MPR menjadi salah satu bahan persoalan penguatan sistem presidensial pada periode 2014-2019. Menurut dia ada beberapa hal problematis dalam sistem tata negara terkait kebijakan Kepala Negara saat ini dimana kekuasaan Presiden sangat besar.

Pengurus MUI: Memberi Selamat Pada Kecurangan Itu Dilarang Allah

KONFRONTASI - Jika diyakini Pemilu 2019 curang maka hak siapapun, termasuk Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tidak memberi ucapan selamat kepada presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Maruf Amin."Allah melarang ucapkan selamat pada kecurangan.

Rizal Ramli: Terapkan Bea Masuk 25 Persen atas Baja China untuk Lindungi Krakatau Steel

KONFRONTASI-Soal PT Krakatau Steel yang merugi, bekas Menteri Koordinator Bidang Kemaritimian Rizal Ramli menyarankan pemerintah mesti berani melaksanakan kebijakan anti dumping dengan menerapkan bea masuk 25 persen terhadap baja dan turunannya. Kebijakan yang telah diusulkan kepada Presiden Joko Widodo tahun lalu diyakini bisa membuat PT Krakatau Steel untung lagi lantaran produksi baja dalam negeri naik.

Menurut Rizal, dengan pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur dalam satu periode ke belakang, semestinya penjualan Krakatau Steel naik. "Tapi, yang naik malah justru impor baja dari Cina, yang harganya dumping dan aturan impornya dipermudah, tidak aneh Krakatau Steel merugi," ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 4 Juli 2019.

Padahal, tutur Rizal, salah satu cara yang paling ampuh untuk bisa mengatasi kondisi ekonomi yang buruk adalah dengan mengurangi defisit neraca transaksi berjalan dan impor. Karena itu, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu menyoroti sikap pemerintah yang hanya berani dan fokus pada upaya pengurangan impor terhadap komoditi kecil seperti tasbih, bedak, dan lipstik.

Ketimbang itu, ia menyarankan pemerintah memfokuskan pada sepuluh komoditas impor terbesar, misalnya baja dari Cina dan mobil dari Jepang. Pada awal Oktober 2018 lalu, Rizal menyebut bahwa baja 67 persen berasal dari impor dan dijual murah di Indonesia. Sehingga, industri baja dalam negeri seperti Krakatau Steel pun merugi.

“Restrukturisasi KS membuat utang sustainable tapi tidak tingkatkan sales, Harus berani kenakan tarif anti-dumping. Cina ekses kapasitas industri baja, berminat realokasi pabrik baja bekas ke RI, tapi malah diberi bebas pajak 30 tahun," ujar Rizal.

Menakar Peluang Sandiaga Uno Kembali Duduki Kursi DKI-2

KONFRONTASI - Alotnya pengisian kursi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta kembali ramai diperbincangkan pasca gelaran Pilpres 2019.

Bahkan, belakangan beredar kabar nama Sandiaga Uno dipersiapkan kembali menduduki kursi DKI-2 mendampingi Gubernur DKI Anies Baswedan, sebagai solusi kebuntuan komunikasi antar parpol pengusung Gerindra dan PKS.

Sebagaimana diketahui, Kursi Wagub DKI Jakarta sudah kosong selama sekitar 11 bulan, pasca ditinggal Sandiaga Uno maju menjadi Cawapres pendamping Prabowo Subianto pada 10 Agustus 2018 silam.

Karakter Pejuang Yang Tak Pernah Hilang

Oleh: Buya HAMKA

 

 

Mengapa dengan gagahnya Sudisman dan Njoto (tokoh PKI, -pen) berdiri tegak mendengarkan MahMilLuB membacakan vonis hukuman mati bagi dirinya... Bahkan Njoto sempat melantunkan syair Tagore, "Daun-daun kering berguguran untuk menumbuhkan daun-daun muda yang segar", lalu dengan gagah berani dan mata tak berkedip dia menunggu keputusan hukuman mati... Di bibirnya tersungging senyum sinis...

Larang Tahanan Baca Al Quran, Penjara Amerika Didenda Rp 333 Juta

KONFRONTASI -   Gara-gara melarang narapidana Islam membaca Al Quran, sebuah penjara di Amerika Serikat dihukum membayar denda sebesar US$ 25.000 atau setara Rp 333 juta.

Menurut tahanan, Marquiss Harris, pihak penjara Adams County, Denver, Colorado, enggan memberikan al-Quran kepadanya untuk dibaca saat Ramadan.

Harris mengatakan, Quran miliknya dirampas ketika dia dimasukkan ke pusat tahanan tersebut pada 19 Juni 2015.

Baca: Larang Pembangunan Masjid, Dewan Kota Didenda Rp 43,2 M

Hadiah Lebaran (Kasus BMG), dan Koleksi Mobil Antik Jaksa Agung

KONFRONTASI -  Kejaksaan Agung dalam memberantas kejahatan tindak pidana korupsi (Tipikor) nampaknya tidak akan terlepas dari kepentingan penguasa maupun kepentingan politik. Bagaimana tidak, selama hampir lima tahun lembaga penegak hukum ini dipimpin oleh seorang politisi dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) yakni HM Prasetyo, banyak sekali kasus-kasus hukum yang mangkrak. Sehingga oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), lembaga Satya Adhi Wicaksana ini dihadiahi sepuluh laporan gugatan praperadilan yang didaftarkan dalam satu hari yang sama.

Kasihan Sekali: Harusnya Anda Bahagia, Dan Berpesta - Malah Mengemis ‘Ucapan Selamat’ dari 02

Oleh: Rocky Gerung

 

 

Sudah dimenangkan MK, kok masih membutuhkan pengakuan dari Prabowo Sandi? Untuk melegitimasi keputusan KPU bahwa Pilpres dimenangkan 01?

Kasihan sekali mereka terlihat sangat gelisah dengan klaim kemenangan itu. Kalau yakin menang dengan adil dan jujur, harusnya Anda bahagia, dan berpesta. Mereka malah mengemis ‘ucapan selamat’ dari 02.

Rasa bersalah itu semakin menghantui mereka. Framing cerita pun dibuat bermacam-macam. Semua tokoh pun diterjunkam untuk menggiring opini.

Kenapa Kalian Sibuk Mau Jumpa Prabowo?

Oleh: Asyari Usman 

 

Pages