20 June 2018

Opini

Apa dan Siapa di Balik Kunjungan Yahya Staquf ke Israel?

Oleh:  Ihsan Kurnia

Kabar bahwa Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) diundang oleh The Israel Council on Foreign Relations.sedang menjadi trending topic beberapa hari ini. Karena banyaknya serangan dari para Netizen, PBNU segera mengeluarkan klarifikasi. Agar lebih valid, saya kutip saja isinya dari beberapa media:

1. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyebut kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Israel atas nama pribadi. Di sana, Yahya akan memberikan kuliah umum tentang geopolitik. (Detik.com).

Rizal Ramli & Mahathir Kawan Sejalan, Pro Kedaulatan

Oleh: Arief Gunawan, Wartawan Senior

DI DALAM ilmu psikologi selain ada istilah Amnesia ternyata ada pula istilah Mnemophobia, yaitu sebutan untuk orang yang takut akan sejarah masa lalu.

Bagi penderita Mnemophobia semua jenis ingatan, yang buruk maupun yang baik, adalah menakutkan.

Orang Korea masih merekam dengan baik perlakuan Jepang terhadap mereka di masa lalu. Rekaman ingatan akan masa lalu tersebut dipakai untuk membangun motivasi lebih maju, yaitu tekad untuk mengalahkan Jepang di segala bidang.

Yahudi-Yahudi "Nyeleneh"

Oleh : Dr Adian Husaini

Meskipun banyak mendapat kritik tajam dalam al-Quran, ada saja diantara kaum Yahudi yang nyeleneh. Ia tidak seperti Yahudi kebanyakan. Di masa Rasulullah SAW, ada Abdullah bin Salam dan Mukhairiq, dua orang pemuka Yahudi yang akhirnya menerima kebenaran Islam. Namun, keduanya menjadi bahan olok-olokan oleh kaumnya. Mukhairiq bahkan akhirnya gugur sebagai syuhada dalam Parang Uhud.

Ancaman Laporan Polisi ke Jhon Sang Alang, Pembunuhan Bagi Demokrasi

Oleh: Pradipa Yoedhanegara

Adanya ancaman yang dilontarkan terhadap, "Pencipta lagu 2019 Ganti Presiden Jhon Sang Alang" oleh sekelompok orang, yang katanya adalah para mantan aktivis pro demokrasi diera 98 yang ikut menumbangkan rezim pemerintahan soeharto. Yang menurut mereka saat itu (para aktivis 98) rezim soeharto merupakan rezim yang anti terhadap  demokrasi?? Kini prilaku yang mereka terapkan terhadap jhon sang alang adalah merupakan antitesa dari demokrasi yang pernah mereka teriakan dengan lantang diera 98.

Refleksi Idul Fitri: Indonesia Makin Terpuruk?

Oleh: Dian AK
Women Movement Institute

Jutaan, ratusan juta, atau bahkan tak terhitung jumlah umat Muslim yang melaksanakan sholat Idul Fitri di seluruh dunia. Moment setahun sekali ini memperlihatkan ketundukan yang sangat kepada Sang Maha Pencipta, menghadap pada kiblat yang satu dan merasa menjadi umat yang satu pula. Nampak nikmatnya menjadi orang Islam dan orang yang beriman menuntaskan tugas shaum dan merayakan hari kemenangan ini secara serentak.

Jokowi Berjuang untuk Taklukkan Jawa Barat?

Oleh: Muslim Arbi

Kaget, baca berita di detik.com bahwa hari ini Komjen Muhammad Iriawan mau di lantik Mentri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo sebagai Plt Gubernur Jawa Barat.

Gaduh-gaduh lagi euy. Pan UU Kepolisian dan Permendagri yang di buat Mentri Tjahjo Kumolo melarang Perwira Polisi Aktif menjabat jabatan Gubernur.

Beberapa waktu lalu Menkopolhukam Wiranto juga akan membatalkan Polisi Aktif menjabat jabatan Gubernur. Nah ko pagi ini tetap mau di laksanakan pelantikan Komjen Irawan sebagai Plt Gubernur?

SP3 Kasus Habib Rizieq: Hukum Masih Hidup di Pundak Kepolisian

Oleh: Natalius Pigai*

Bermula dari beredarnya video Imam besar FPI, Habib Rizieq Syihab, mengaku sudah menerima surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus chat. Rizieq menerima surat itu dari Pengacaranya  bernama Sugito.

Chairul Tanjung Cawapres Terbaik Untuk Kesejahteraan Indonesia

Oleh: Natsir Al Walid*

Pergulatan politik Indonesia sejak awal merdeka hingga kini, rasanya belum memberikan efek yang signifikan untuk kesejahteraan ekonomi rakyat.

Hal tersebut bisa kita liat dan rasakan setiap kali pergantian kekuasaan di negeri ini. Pergantian pemimpin dari masa ke masa belum ada yang mampu menerobos kemajuan ekonomi rakyat Indonesia.

Langkah Jitu Rizal Ramli Naikkan Pamor Indonesia

Oleh: Muhammad E. Irmansyah – ISDT

Ada hal yang menarik pada pertemuan silaturahim antara beberapa orang Gontorian muda (alumni Gontor) dengan DR. Rizal Ramli, mantan Menteri Koordinator Ekonomi dan mantan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya kemarin siang (16/06/2018). Pada pertemuan kemarin juga ada Adi Massardi yang mantan juru bicara Presiden Republik Indonesia ke 4, KH. Abdurrahman Wahid.

Rizal Ramli Naikkan Posisi Tawar Indonesia di Hadapan AS dan China

KONFRONTASI- BAGI Amerika Serikat, keberanian dan keteguhan hati Indonesia mengubah nama di perairan utara Pulau Natuna dari Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara dapat mereka gunakan sebagai pintu masuk untuk mengimbangi pengaruh Republik Rakyat Cina di kawasan ini.

Klaim Cina atas perairan di Laut Cina Selatan yang dikenal dengan istilah ‘nine dashed lines’ telah memicu ketegangan di kawasan.

Pages