Opini

Kampus Malam

KONFRONTASI -   Teka-teki skenario akhir demo di Hong Kong terjawab. Minggu malam lalu.

Malam itu kelompok radikal kembali ke markas mereka: di The Hong Kong Polytechnic University. Jumlahnya sekitar 1200 orang.

Kampus seluas 7 hektar itu sudah mereka kuasai sejak beberapa hari sebelumnya. Perkuliahan berhenti. Sudah jadi markas besar pedemo.Pedemo membangun pos penjagaan di pintu masuk. Mereka menggunakan bahan-bahan seadanya: bambu, kayu, dan kardus.

Menguji Urgensi Sertifikat Nikah

Oleh Ainul Mizan*

Menko PMK (Pemberdayaan Manusia Kebudayaan), Muhajir Efendy, berencana meluncurkan program sertifikasi nikah. Program ini menjadi prasyarat untuk menikah (www.kompas.com, 13/11/2019). Menurutnya, setiap pasangan yang akan menikah wajib mengikuti kelas bimbingan sebagai bekal berkeluarga. Lamanya kelas 3 bulan. Program sertifikasi nikah dimulai tahun 2020.

Klasse Glodok Rizal Ramli, catatan Zeng Wei Jian

KONFRONTASI-My Mentor, Bang Rizal Ramli bilang, "Ahok tidak punya corporate experiences, klas Glodok".

Ahokers Hard-Liner bereaksi. Dikapitalisasi oleh Charles Honoris dengan berkata, "Rizal Ramli dangkal sekali". 

"Mungkin kontribusi mereka (Klas Glodok) buat negara nggak kalah sama Rizal Ramli yang hanya lebih kencang saja teriaknya," lanjut Charles Honoris. 

Ahokers balik nyerang & tuduh Rizal Ramli rasis. Charles Honoris tampil sebagai Super Hero; Pembela Komunitas Tionghoa dari sentiment rasis Anti Tionghoa. 

Apa Jadinya Dunia Tanpa Islam?

Oleh: Harvitra*

 


Seandainya Islam tidak pernah ada di muka bumi, maka apakah yang akan terjadi? Dunia kini mengutuk Islam sebagai agama teroris. Agama yang tidak mempunyai kasih sayang dan kemanusiaan. Islam tersandera sebagai agama barbar yang tidak mengenal peradaban dan tatanan sosial yang rapi.

Banjir Impor Bikin Tekor

Oleh: Fitri Suryani, S.Pd
Guru Asal Kabupaten Konawe, Sultra

Kegiatan impor seakan tak ada habisnya. Ini nampak dari maraknya impor di negeri ini. Impor tersebut di antaranya impor pacul. Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal Indonesia yang masih mengimpor pacul.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) impor pacul sepanjang Januari-September 2019 senilai US$ 101,69 ribu dengan total berat 268,2 ton (Detik.com, 08/11/2019).

Pages