17 January 2019

Nasional

Tol Dalam Kota Bandung, Pasteur-Gedebage Dulu Pasirkoja-Pusdai Kemudian

PENGENDARA melintas di Jalan Supratman, Kota Bandung, Kamis 3 Januari 2019. Kawasan tersebut termasuk ke dalam proyek tol dalam kota pertama di Kota Bandung sepanjang 14,3 km yang direncanakan beroperasi tahun 2021.*/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

 

KPK Putuskan Ingin "Ikut Campur" dalam Debat Pilpres 2019

Konfrontasi - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan terlibat secara substansi dalam rapat-rapat dan pembahasan materi debat yang akan dihadiri oleh para panelis, pakar atau ahli yang diundang Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal ini menindaklanjuti usulan dari KPU yang intinya meminta kesediaan Pimpinan KPK untuk menjadi Tim Panelis/Pakar/Ahli pada debat ke-1 pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu Tahun 2019. 

Polda Metro Jaya Tunggu Realisasi Penambahan 81 Kamera CCTV E-Tilang

Konfrontasi - Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya Komisaris Besar Polisi Yusuf mengatakan pengajuan 81 kamera pengawas (CCTV) untuk penguatan sistem tilang elektronik (e-tilang) masih diproses Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Permintaan telah diajukan, dan sudah ada respon dari Pemprov DKI Jakarta,” kata Yusuf di Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Mulai Bulan Ini KPU Mulai Cetak 939.879.651 Surat Suara

Konfrontasi - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebutkan sebanyak 939.879.651 lembar surat suara akan dicetak pada Januari 2019 ini.
 
"Rencananya pertengahan Januari 2019 ini surat suara sudah bisa produksi (dicetak)," kata Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi, di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Jumat 4 Januari 2019.
 

Kehadiran Pemantau Internasional Awasi Pemilu/Pilpres 2019 Sangat Krusial, Urgen

KONFRONTASI- Pemerintah, KPU dan Bawaslu serta lembaga terkait  sebaiknya mengundang lembaga pemantau internasional untuk mengawasi jalannya pemilihan umum (Pemilu) 2019 agar tidak ada keraguan, ketidakpercayaan dan kegalauan dari rakyat bahwa pemilu bisa berlangsung bersih dan jujur-adil (jurdil) terlaksana.

BPJS Kesehatan Angkat Bicara Terkait Pemutusan Pelayanan di RS

Konfrontasi - Pelayanan BPJS Kesehatan di tiga rumah sakit di wilayah Kabupaten Bekasi disetop sementara mulai Selasa (1/1) lalu. Ketiga rumah sakit itu yakni RS Karya Medika II Tambun Selatan, RS Al Multazam Medika, Jatimulya, dan RS Mitra Medika Cikarang.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, M. Ikbal Anas Ma’aruf menjelaskan, penghentian layanan disebabkan karena ketiga rumah sakit tersebut tidak memenuhi persyarakat yang ditentukan, sesuai dengan Permenkes 99 tahun 2015.

Temui Wamenlu, KAHMI Bahas Pelanggaran HAM pada Muslim Uighur

Konfrontasi - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menemui Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir untuk membahas dugaan pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur di China.
 
Pelanggaran HAM yang dimaksud berupa pelarangan aktivitas ibadah kaum Muslim, penyekapan, pemenjaraan, pemisahan anggota keluarga secara paksa, aborsi, sterilisasi dan pembunuhan tanpa membedakan jenis kelamin dan usia.
 

Update Longsor Sukabumi, BNPB: 18 Tewas, 15 Hilang

Konfrontasi - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban longsor di Kampung Adat, Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 
 

Pelayanan BPJS Kesehatan Ditutup, RS Ini Dirugikan

Konfrontasi - Pelayanan BPJS Kesehatan di tiga rumah sakit di wilayah Kabupaten Bekasi disetop sementara mulai Selasa (1/1) lalu.
 
Ketiga rumah sakit itu yakni RS Karya Medika II Tambun Selatan, RS Al Multazam Medika, Jatimulya, dan RS Mitra Medika Cikarang.
 

Rizal Ramli: Mudah-mudahan Pemerintah berikutnya Wujudkan Mobil Nasional

KONFRONTASI- Mudah-mudahan pemerintah berikutnya nanti  bisa wujudkan mobil nasional yang sesungguhnya. Apalagi minimum Economic of Scale hanya 300.000 unit. Demikian Negarawan Rizal Ramli PhD menyampaikan harapan menyonsgong masa depan.

''Wong Minimum Economic of Scale hanya 300.000 unit, pasar dalam negeri sdh 1,6 juta unit ! Kita harus jadi bangsa pemenan,'' kata RR, Menko Ekuin era Presiden Gus Dur.

Di masa lalu Astra sebagai produsen mobil sudah untung besar, namun tak mau mengembangkan industri mobil nasional.

Pages