Nasional

Hatta Rajasa Optimis Menang Pilpres 2014

KONTRONTASI - Cawapres H Hatta Rajasa optimis akan menang di pemilihan presiden (Pilpres), Rabu (9/7/2014).

"Saya optimis Insya Allah menang," kata Hatta seusai melakukan pencoblosan di TPS 1 jejawi, tanah kelahirannya.

Hatta juga memprediksi kalau wilayah OKI akan mengungguli pasangan lain dengan meraih 90 persen. Demikian juga di Sumsel. Hatta meyakinkan bisa raih 70 persen suara. "Yang jelas harus menang," tuturnya.

Gubernur Sumsel Prediksi Prabowo-Hatta Kuasai 60 Persen Suara

KONFRONTASI - Ketua DPD Golkar Sumsel, Alex Noerdin optimis pasangan Calon Presiden (Capres) Prabowo dan Hatta Rajasa memperoleh suara banyak di Sumsel.

Alex yang juga Gubernur Sumsel ini memprediksi kemenangan pasangan nomor urut 1 hingga 60 persen pada hasil hitung cepat.

"Kita harapkan mendapat suara cukup besar. Bisa menang Pilpres, mungkin sekitar 60 persen," kata Alex kepada wartawan, Rabu (9/7/2014).

Alex bersama keluarganya mendatangi TPS 03 Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil. Ia menggunakan hak suaranya di sana.

Pilih Prabowo Karena Merasa Dekat, "Pokoknya Salam Satu Jari"

KONFRONTASI - Puluhan warga sudah mengante sejak pagi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/7). Di TPS inilah capres dari koalisi Merah Putih Prabowo Subianto akan menggunakan hak pilihnya.

Sebelum Prabowo datang, sudah banyak warga yang masuk ke bilik suara. Salah satunya Yadi (36 tahun). Ia tak ragu menyebut pilihannya pada Pemilu Presiden/Wakil Presiden kali ini adalah pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. "Pokoknya salam satu jari," ujar dia.

Seorang Pria Diamankan Setelah Hadang SBY

KONFRONTASI - Seorang pria tak dikenal diamankan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat menghadang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang baru saja selesai mencoblos di TPS 006 Gunung Putri, Bogor, Rabu (9/7/2014). Pria itu diketahui meminta tolong Presiden terkait perkara perdata yang membelitnya.

Pantauan Kompas.com, SBY yang tengah berjalan keluar dari area TPS bersama Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto tiba-tiba saja berhenti.

SBY Baca Visi-Misi Prabowo dan Jokowi Sebelum Nyoblos

KONFRONTASI - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sekeluarga akhirnya hadir untuk mengikuti pemungutan suara (TPS) 06 Sekolah Alam Cikeas, kompleks Puri Cikeas, Bogor, pada Rabu (9/7).

Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, putranya Eddhie Baskoro Yudhoyono, menantunya Aliya Rajasa, dan sang cucu Airlangga Satriadhi Yudhoyono.

Saat datang keluarga Presiden kompak memakai pakaian motif batik cokelat. Hadir pula Menkopolhukam Djoko Suyanto yang memakai kemeja cokelat casual.

Kehendak Rakyat Mayoritas Sangat Menentukan, Politik Uang Tak Mempan

KONFRONTASI - Uang dan kekuasaan bukan segala-galanya dalam berpolitik. Pemilihan Presiden (Pilpres) 5 Juli tahun 2004 merupakan bukti bahwa suara rakyat tidak akan bisa dibendung oleh uang dan kekuasaan. Politik uang akan lumpuh melawan suara hati nurani rakyat. Fenomena Pilpres 2004 itu diperkirakan berulang pada pilpres hari ini.

Prabowo - Hatta Diyakini Menang Telak di Ogan Komering Ilir, Kampung Hatta Rajasa

KONFRONTASI - Proses pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) 1, tempat calon wakil presiden nomor urut satu, Hatta Rajasa mencoblos di Desa Jejawi, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, sejak dibuka, Rabu (9/7) pukul 07.20 WIB, masih berlangsung. Warga yang sudah menggunakan hak pilihnya pun menyaksikan jalannya pencoblosan sekaligus berkumpul di sekitar TPS untuk menunggu kedatangan Hatta.

Relawan Capres dari Kedua Kubu Siapkan Kompensasi Penangkapan Pelaku Kecurangan

KONFRONTASI - Sejumlah relawan tim sukses dari masing-masing kubu calon presiden dan wakil presiden di Kota Bekasi, Jawa Barat, menjanjikan sejumlah kompensasi bagi masyarakat yang pro aktif melaporkan adanya kecurangan politik uang selama proses pemungutan suara berlangsung.

"Saat ini indikasi kecurangan dengan politik uang sudah sedemikian masif dan sistemik di Kota Bekasi. Kami imbau masyarakat waspada," kata Ketua Relawan Indonesia Hebat kubu Jokowi-Jusuf Kalla Kota Bekasi, Deny Bratha, di Bekasi, Rabu.

Panwaslu: Diduga Kuat Ada Keterlibatan PNS Dalam Pilpres di Bekasi

KONFRONTASI - Panitia Pengawas Pemilu Kota Bekasi, Jawa Barat, menilai adanya indikasi keterlibatan pegawai negeri sipil di wilayah setempat dalam pengerahan massa untuk mendukung calon presiden tertentu.

"Indikasi itu ada pada level pegawai di tingkat kelurahan dan kecamatan," kata Ketua Panwaslu Kota Bekasi Ismail di Bekasi, Rabu.

Menurut dia, indikasi itu dilatarbelakangi oleh pengalaman pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 lalu di mana terdapat laporan sejumlah aparatur pemerintah daerah setempat diduga terlibat politik praktis.

Pages