Nasional

Jika Pilpres Gagal, Akan Terjadi Kevakuman Pemerintahan

KONFRONTASI - Sikap capres Prabowo Subianto menyatakan untuk mundur dari seluruh proses pilpres 2014 tidak akan mempengaruhi proses yang sedang berjalan di KPU. Menurut pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra, berdasarkan UU Pilpres, calon yang sudah disahkan sebagai calon tidak boleh mundur dengan alasan apapun. 

Namun, kata Yusril, langkah mundur itu tidak mempengaruhi KPU dalam memuntaskan tugasnya. "Dengan kata lain, KPU terus saja melakukan rekapitulasi dan mengumumkan hasil pilpres apapun hasilnya," ujarnya. 

Rekapitulasi 33 Provinsi Selesai, Jokowi-JK Menang dengan 53,15 Persen

KONFRONTASI-Komisi Pemilihan Umum telah menyelesaikan rekapitulasi penghitungan suara dari 33 provinsi. Dari hasil tersebut, pasangan calon presiden-calon wakil presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla meraih suara sebanyak 53,15 persen.

Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, itu selesai kira-kira pukul 17.15 WIB Selasa (22/7/2014).

Kalla: Kalau ada Masalah, Bawa ke MK

KONFRONTASI - Jusuf Kalla, menghargai sikap Prabowo Subianto yang masih menyatakan penolakan atas hasil pilpres tanpa menggunakan kekerasan.

"Tidak bikin panik. Beliau kita hargai tidak menggunakan kekerasan. Beliau bilang tidak akan menggunakan kekerasan, dan memerintahkan orang-orangnya untuk tidak menggunakan kekerasan. Kita sangat hargai," ujar Jusuf Kalla di Jakarta, Selas (22/7).

Dia juga menyayangkan tudingan sepihak dari Prabowo yang menyatakan ada kecurangn di Pilpres. Bagi JK, seharusnya Prabowo mengingat ucapannya sendiri soal siap menang siap kalah.

Prabowo Tarik Diri, Joko: Biasa Aja Tuh

KONFRONTASI - Kandidat presiden Joko Widodo mengaku sama sekali tidak kaget dengan keputusan Prabowo Subamengundurkan diri dari Pemilihan Presiden 2014. Menurut Joko, Prabowo sebagai sosok negarawan yang menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya. "Saya yakin Pak Prabowo itu negarawan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas segala-galanya," kata Jokowi di Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa.

Jokowi mengaku sama sekali tidak kaget dengan keputusan mundurnya Prabowo tersebut.

Prabowo-Hatta Tarik Diri, Kubu Jokowi-JK Panik?

KONFRONTASI - Kubu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) terlihat panik dengan keputusan Prabowo Subianto menolak dan menarik diri dari proses pemilu presiden yang tengah dalam tahap rekapitulasi suara tingkat nasional. Menurut Hasto Kristiyanto, Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, langkah politik calon presiden yang berpasangan dengan Hatta Rajasa itu justru tidak menghormati demokrasi dan aturan main yang dipakai. “Demokrasi memerlukan penghormatan dan kepatuhan terhadap aturan main,” kata Hasto Kristiyanto, saat dihubungi, Selasa (22/7).

Akankah Presiden SBY Keluarkan Dekrit?

KONFRONTASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta untuk tidak buru-buru menetapkan capres terpilih, menyusul penarikan diri capres Prabowo Subianto dari proses Pilpres 2014. Pakar hukum tata negara Irman Putra Siddin menilai proses penarikan diri oleh pasangan capres cawapres Prabowo-Hatta harus disikapi secara hati-hati,"Karena ini bisa mengancam konstitusionalitas hasil pilpres..

Prabowo Tolak Pilpres 2014

KONFRONTASI-Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa resmi menarik diri dari proses Pilpres 2014 yang kini hampir masuk tahap penetapan pemenang.

Di 'Markas Besar' mereka di Rumah Polonia Jakarta Timur, Selasa (22/7), Prabowo menggelar peryataan resmi politis ditemani sejumlah elite pendukung, namun tak terlihat Hatta Rajasa mendampingi capres nomor urut 1 tersebut.

Pembahasan rekapitulasi suara diskors menunggu saksi Prabowo

KOFRONTASI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat memutuskan untuk menunda pembahasan dan pengesahan sisa rekapitulasi suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 hingga pukul 11.00 WIB, Rabu, karena masih harus menunggu saksi dari pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang belum datang.

Kemenhub Siapkan 3 Jalur Alternatif

KONFRONTASI  - Kementerian Perhubungan menyiapkan tiga jalur alternatif menyusul amblesnya Jembatan Comal di Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (18/7) dini hari sekitar pukul 02.20 WIB. Alternatif pertama adalah jalanjalan kabupaten yang berlebar 4 meter. Jika melalui alternatif pertama ini, pemudik akan berputar sekitar 20 kilometer (km).

“Pertama yang lokal, boleh dilalui kendaraan kecil. Macet? Pasti macet,” kata Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono, seusai rapat koordinasi tentang dwelling time di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/7).

Pages