20 July 2019

Nasional

Persiapan Debat Capres, Jokowi Matangkan Istilah Hukum

KONFRONTASI-Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah mempersiapkan diri dengan latihan selama 30 menit untuk mengikuti Debat Calon Presiden malam ini.

"Fisik sudah prima. Saya tidak suka terlau banyak ngomong, masa ngomong saja harus pakai latihan, tadi latihannya 30 menit thok," kata Jokowi di Media Center Jalan Sukabumi-Menteng, Jakarta Pusat, Senin.

"Saya memang tidak suka banyak basi-basi. Saya ini apa adanya," kata dia.

Jubir Tim Pemenangan Jokowi-JK Sebut Ada Kejutan dalam Debat

KONFRONTASI--Juru bicara Tim Pemenangan Nasional Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla, Abdul Kadir Karding meyakini ada kejutan yang muncul dari Jokowi dalam debat Capres-cawapres yang akan diadakan Komisi Pemilihan Umum Senin malam nanti.

"Saat debat Gubernur DKI Jakarta, beliau (Jokowi) tampil luar biasa sehingga saya yakin akan ada kejutan-kejutan yang membalik persepsi publik (debat Senin malam)," kata Karding di Jakarta, Senin.

Debat Capres, Inilah Komitmen Prabowo-Hatta di Bidang Hukum dan Demokrasi

KONFRONTASI - Jurubicara Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya mengatakan pasangan Capres-Cawapres nomor urut satu, Prabowo-Hatta telah siap menjawab segala pertanyaan saat debat dengan tema Pembangunan Demokrasi serta Pemerintahan yang Bersih dan Kepastian Hukum, nanti malam.

Astaga, Ketua Setara Institute Sebut Prabowo Penculik

KONFRONTASI - Capres nomor urut satu, Prabowo Subianto kembali diserang. Ketua Setara Institute, Hendardi menuding Prabowo seorang penculik. Oleh karenanya, dirinya dan masyarakat Indonesia tak mau dipimpin oleh seorang penculik (Prabowo Subianto). "Dari dulu juga kita gak pernah mau dipimpin penculik," kata Hendardi, Senini (9/6).

Ia menyebutkan, bahwa bukti yang menguatkan Prabowo penculik adalah hasil sidang Dewan Kehormatan Perwira (DKP).

Penampilan Prabowo - Hatta Tidak Dibuat-Buat, Tidak Pura-pura Merakyat !

KONFRONTASI-Penampilan capres Prabowo - Hatta, tidak dibuat - buat. Mereka tampil apa adanya tanpa berpura - pura merakyat dengan menumpangi bajaj.

Wasekjen PAN, Yandri Susanto, menyatakan apa yang keduanya lakukan tidak ada yang dibuat - buat. Prabowo dan Hatta tampil apa adanya. "Tidak ada yang namanya naik bajaj atau sepeda ontel, setelah itu naik jet pribadi," imbuhnya, di Jakarta, Senin (9/6).

Prabowo-Hatta Tidak Sombong

KONFRONTASI - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mendukung Prabowo-Hatta karena pasangan nomor urut satu ini tidak sombong.

Menurut Mubarok, Prabowo sosok yang kuat. Namun, ia pernah pernah berbincang dengan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, yang juga adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, dan memberikan masukan. "Syaratnya itu harus didampingi dengan wakil presiden yang karakternya air. Kenapa? Pak Prabowo itu api, luar biasa," kata dia.

Warga Jakarta Gugat Pencapresan Jokowi ke MK

KONFRONTASI - Dua warga DKI Jakarta, Yonas Risakotta dan Baiq Oktavianty, mendaftarkan uji materi Undang-Undang Pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka menggugat konstitusionalitas pencalonan Presiden yang tidak mengundurkan diri dari jabatan Gubernur.

Wakil Kamal selaku kuasa hukum para pemohon menjelaskan bahwa uji materi (Judicial Review) itu terkait dengan pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2014.

Prabowo versus Jokowi, Seperti Perang Pandawa Lawan Kurawa

KONFRONTASI - Capres nomor urut satu, Prabowo Subianto mengajak warga untuk tidak golput. "Sebentar lagi Pilpres, yakinkan saudara-saudaramu jangan ada yang Golput," kata Prabowo di Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (8/6/2014).

"Jangan ada yang salah untuk memilih nomor satu. Jika ada yang memberi uang tetap diterima, tapi pilihan tetap nomor satu," teriak Prabowo yang disambut teriakan hidup Prabowo.

Lawan Politik Prabowo Kehabisan Amunisi

KONFRONTASI - Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa banyak menerima serangan terutama soal persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) dan kewarganegaraan ganda dan isu penggerakan Babinsa untuk mengarahkan pilihan masyarakat pada Pemilu Presiden/Wakil Presiden mendatang. "Ini karena mereka sulit mencari kesalahan," kata Sekretaris Tim Pemenangan Nasional Prabowo-Hatta, Fadli Zon saat memberikan sambutan dalam deklarasi ormas Setia Indonesia di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Ahad (8/6).

Kader Demokrat Tidak Dukung Jokowi-JK

KONFRONTASI - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok menegaskan kader Partai Pimpinan SBY tidak mendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

"Di Rapimnas Partai Demokrat itu 22 persen memilih opsi Pak Prabowo," kata Mubarok di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Minggu (8/6/2014).

"21 persen opsi buat poros baru dengan Partai Golkar jika mungkin, 56 persen itu netral. Tak satupun suara yang menginginkan bergabung ke Jokowi," imbuhnya.

Pages