14 August 2018

Nasional

Suara Joko-Kalla 38 persen, Prabowo-Hatta Menang Telak di Bogor

KONFRONTASI - Ketua KPU Kota Bogor, Undang Suryatna, menjelaskan, dalam rekapitulasi tingkat Kota Bogor yang digelar Rabu (16/07/14), didapatkan hasil pasangan nomor urut satu Prabowo Subianto - Hatta Rajasa menjadi pengumpul suara terbanyak dengan capaian 61 persen, sedangkan pasangan Jokowi - Jusuf Kalla, mendapatkan 38 persen.

Capaian itu didapat pasangan Prabowo Hatta dengan unggul di semua kecamatan se Kota Bogor.

"Kita sudah melakukan rekapitulasi suara pemilihan presiden, dengan hasil pasangan nomor urut satu Prabowo-Hatta Rajasa mendapat suara terbanyak,” ujarnya.

Joko-Kalla Keok di Jakarta Timur, Prabowo-Hatta Menang

KONFRONTASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Administrasi Jakarta Timur menuntaskan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Kota/Kabupaten yang digelar di Desa Wisata, kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Rabu (16/7).

Suara Joko-Kalla Hanya 18,8 persen di Bangkalan, Prabowo-Hatta Menang

KONFRONTASI - Berdasarkan hasil rekapitulasi manual yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Rabu (16/7), Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa unggul atas pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Pasangan capres/cawapres Prabowo-Hatta mampu mengungguli pasangan Jokowi-JK hingga 81,20 persen atau 644.608 suara dari total 793.866 suara sah. Sedangkan capres/cawapres Jokowi-JK hanya memperoleh 18,8 persen atau 149.258 suara," kata Ketua KPU Bangkalan Fauzan Djakfar di Bangkalan, Rabu (16/7) malam.

Di Situbondo dan Bondowoso, Prabowo-Hatta Permalukan Joko-Kalla dalam Perolehan Suara Pilpres

KONFRONTASI - Pasangan nomor urut 2 Joko Widodo dengan M Jusuf Kalla (Jokowi-Jusuf Kalla)  kalah di Kabupaten Bondowoso dan Situbondo, Jawa Timur. Pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto dengan Hatta Rajasa unggul dalam perolehan suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014.

Informasi dari KPU Bondowoso, Rabu (16/7) malam menyebutkan bahwa pasangan capres dan cawapres urut nomor 1 itu memperoleh 270.778 suara, sedangkan pasangan nomor urut 2 Joko Widodo dengan M Jusuf Kalla (Jokowi-Jusuf Kalla) memperoleh 175.467 suara dengan suara tidak sah 6.117 suara.

Opini Yang Dibangun Menyimpang dari Kedaulatan dan Roh Demokrasi Indonesia, Waspadai Gerakan Asing!

KONFRONTASI - Saat ini ada kekuatan asing yang ingin intervensi mengenai nasib Indonesia. Meski pemilihan umum presiden (pilpres) 2014 hanya diikuti dua orang calon yaitu dirinya dan Joko Widodo, namun dia merasakan ada kekuatan asing yang ingin ikut campur mempengaruhi nasib Indonesia.

Joko-Kalla Unggul di Kediri, Prabowo-Hatta Menang di Gresik

KONFRONTASI - Di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden Republik Indonesia (Capres–Cawapres) Nomor urut satu  Prabowo Subianto–Hatta Radjasa unggul di 13 Kecamatan, sedangkan Capres–Cawapres  Nomor urut Dua Joko Widodo–Jusuf Kalla (Jokowi-JK) memenangi lima Kecamatan di Gresik Selatan, Rabu (16/7/2014).

Prabowo-Hatta Menang, Joko-Kalla Terjunggal di Cilegon

KONFRONTASI - Pasangan capres dan cawapres  urut 2 Joko-Kalla kalah telak di Kota Cilegon. Pasangan capres dan cawapres nomor urut satu (1), Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa meraih 131.610 suara atau 61,64 persen. Sementara pasangan nomor urut 2 Jokowi-JK hanya mendapatkan 81.608 suara atau 38,36 persen.

Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara pilpres yang dilakukan KPU Kota Cilegon, Rabu (16/7), pasangan Prabowo-Hatta memetik kemenangan di semua (8) kecamatan yang berada di Kota Cilegon.

Gara-gara Mengabdi pada Kepentingan Donatur, Masyarakat tidak Percaya Lembaga Survei

KONFRONTASI - Sebagian lembaga survei telah terkontaminasi oleh kepentingan politik sehingga tidak objektif lagi. "Semua mengabdi pada kepentingan pendana survei. Sehingga survei sebagian besar menjadi bagian tim sukses," kata Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Poppy Dharsono dalam Diskusi Forum Publik bertema "Menyoal 'Quick Count' Sebagai Kejahatan Demokrasi" di Jakarta, Rabu (16/7).

Soal Quick Count, Burhanuddin Muhtadi Harap Diselesaikan di Forum Diskusi

KONFRONTASI - Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi menghargai langkah hukum yang diambil oleh Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Fadli Zon, ke Mabes Polri. Burhannuddin dilaporkan ke polisi terkait ucapannya yang menilai Komisi Pemilihan Umum salah jika hasil Pemilu Presiden 2014 tidak sesuai dengan hasil hitung cepat

Hitung Cepat RRI Bagian dari Jurnalistik

KONFRONTASI--Anggota Dewan Pers Nezar Patria menilai hitung cepat (quick count) Pemilu Presiden 2014 yang dilakukan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) merupakan bagian dari jurnalistik sehingga pemanggilan manajemen RRI oleh Komisi I DPR adalah salah kaprah.

Pages