25 May 2019

Global

India Boikot Mega Proyek BRI China

KONFRONTASI-India menentang hubungan konektivitas bernilai miliaran dolar antara China dan Pakistan, yang melewati Kashmir, wilayah yang diklaim bersama New Delhi dan Islamabad, Pakistan.

India telah menjelaskan bahwa keputusannya untuk membatalkan pertemuan puncak Belt and Road Initiative (BRI) atau Jalur Sutera Modern pada April lalu dipicu oleh masalah keamanan dan integritas wilayah. Ini menandai kedua kalinya India memboikot forum mega proyek China dalam dua tahun terakhir.

Sulit dapat Jodoh Karena bErtubuh Mungil, Pria Ini Curhat Pada Hakim

KONFRONTASI-Seorang hakim di kota Kairana, India menerima keluhan tak biasa dari seorang pria bernama Azim Mansoori (26).

Pria dengan tinggi tubuh di bawah rata-rata (76 sentimeter) itu meminta bantuan pak hakim agar mencarikannya jodoh.

Dikutip dari laman India Times, Sabtu (4/5/2019) Azim merasa putus asa lantaran pihak keluarga tidak membantunya. Dengan tinggi di bawah rata-rata seperti anak Sekolah Dasar juga membuatnya tak percaya diri.

Pengadilan Iran Penjarakan Saudara Presden Rouhani

KONFRONTASI- Satu pengadilan Iran telah menjatuhkan hukuman penjara yang tak disebutkan masanya atas saudara laki-laki Presiden Hassan Rouhani, kata Kantor Berita Iran, IRNA, Sabtu, dalam kasus korupsi yang dikatakan pendukung presiden bermotif politik.

"Orang ini (Hossein Fereydoun) dinyatakan tidak bersalah atas beberapa dakwaan, sementara ia dijatuhi hukuman atas dakwaan lain," kata pejabat kehakiman Hamidreza Hossein, yang dikutip IRNA.

Turki: AS Jangan Terus Bersembunyi di Balik Kebebasan Pers

KONFRONTASI-Turki mengecam pernyataan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ankara pada Jumat (3/5), yang mengecam Turki saat Hari Kebebasan Pers Dunia.

Direktur Komunikasi Presiden Turki Fahrettin Altun menanggapi misi AS tersebut di Twitter, kata Kantor Berita Turki, Anadolu. Altun mendesak Washington memusatkan perhatian pada "masalah lamanya sendiri".

"Kami akan terus mendesak Amerika Serikat agar berhenti bersembunyi di belakang kebebasan pers," kata Altun.

Jangan Tambah Lagi Derita Warga Idlib

KONFRONTASI- Uni Eropa (EU) pada Jumat (3/5) menyerukan dilindunginya warga Provinsi Idlib di bagian barat-laut Suriah dan jaminan akses kemanusiaan ke provinsi itu.

"Dengan peningkatan mencolok serangan udara terhadap Provinsi Idlib dan HAMA Utara selama beberapa hari dan pekan belakangan, kami sekali lagi menghadapi resiko mengenai peningkatan bahaya di Idlib," kata satu pernyataan oleh juru bicara EU.

Tergelincir, Pesawat Boeing 737 Tercebur ke Sungai Florida

Konfrontasi - Sebuah pesawat jet Boeing 737 mengangkut 143 orang tergelincir keluar landasan pacu dan tercebur ke sungai dangkal di Jacksonville, Florida, saat mencoba mendarat di sebuah pangkalan militer. Sedikitnya 21 orang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

Tidak ada laporan tentang korban tewas atau cedera kritis dalam insiden tersebut. Kantor Sheriff Jacksonville mengatakan bahwa 21 korban luka telah dibawa ke rumah sakit, di mana mereka dalam kondisi baik.

Ford Foundation Dirikan Yunus Room di New York, Ini Persembahan untuk Peraih Nobel Muhammad Yunus

KONFRONTASI -   The Ford Foundation telah mendedikasikan sebuah ruangan yang disebut,"Yunus Room" untuk Profesor peraih Nobel Perdamaian, Muhammad Yunus di markas besar mereka yang baru dibangun di New York. 

The Ford Foundation adalah yayasan swasta Amerika dengan misi memajukan kesejahteraan manusia. Yayasan ini mengakui kontribusi Profesor Yunus dan Grameen Bank yang dirintisnya dari awal tahun 1980-an. Grameen Bank terkenal di dunia sebagai pelopor kredit mikro dan keuangan mikro.

Ribuan Tentara Bayaran AS akan Dikirim untuk Gulingkan Maduro

KONFRONTASI-Kontraktor keamanan swasta yang berbasis di Amerika Serikat (AS), Blackwater, berencana mengerahkan 5.000 tentara bayaran ke Venezuela untuk membantu oposisi dalam menggulingkan Presiden Nicolas Maduro Moros. Rencana itu diungkap empat sumber pemerintah Washington kepada Reuters.

Menurut laporan Reuters dari empat sumber tersebut, pendiri Blackwater; Erik Prince, telah menawarkan pengerahan ribuan tentara bayaran untuk membantu Guaido. Prince merupakan mantan anggota pasukan khusus Navy SEAL dan pendukung Presiden AS Donald Trump.

Selama beberapa bulan terakhir Prince telah mencari investasi dan dukungan politik dari para pendukung Trump dan orang-orang kaya dari Venezuela yang hidup di pengasingan untuk memuluskan rencananya.

Dalam serangkaian pertemuan pribadi, pendiri Blackwater tersebut dilaporkan mengajukan gagasan untuk mengerahkan 5.000 tentara yang disewa dari Kolombia dan negara-negara Amerika Selatan lainnya atas nama Juan Guaido, pemimpin oposisi Venezuela yang telah mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara.

Baik Gedung Putih maupun pemerintah Maduro tidak menanggapi komentar atas laporan itu. Sedangkan juru bicara Guaido, Edward Rodriguez, mengatakan bahwa para pejabat oposisi Venezuela belum membicarakan operasi keamanan dengan Prince.

Juru bicara Prince, Marc Cohen, pada awal bulan ini mengatakan bahwa pendiri Blackwater tidak memiliki rencana untuk mengoperasikan atau mengimplementasikan operasi di Venezuela.

Namun, direktur hubungan investor di perusahaan ekuitas swasta Prince Frontier Resource Group, Lital Leshem, mengonfirmasi ketertarikannya pada misi Venezuela.

"Dia memang punya solusi untuk Venezuela, sama seperti dia punya solusi untuk banyak tempat lain," tulis Reuters, Selasa (30/4/2019), mengutip pernyataan Leshem.

Belasan Siswa di India Bunuh Diri Gara-gara Ujian Sekolah

KONFRONTASI-Setidaknya 19 siswa di India melakukan bunuh diri dalam dua minggu terakhir karena hasil ujian menengah yang kontroversial. Peristiwa ini pun memicu aksi protes dari para orang tua murid.

Ratusan orang tua memprotes sistem penilaian dan evaluasi makalah ujian untuk siswa kelas 12 di negara bagian Telangana, India. Mereka mengatakan sistem tersebut telah membuat siswa mendapat nilai yang salah dan, dalam banyak kasus, gagal dalam ujian.

Kuba Bantu Maduro, Trump Ancam Jatuhkan Sanksi

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengancam untuk menjatuhkan embargo dan sanksi terhadap Kuba di tengah pemberontakan militer yang bertujuan menggulingkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Pages