20 October 2018

Global

AS Tutup Konsulat di Basra, Irak-Iran Bereaksi

KONFRONTASI-Irak menyesalkan keputusan Amerika Serikat (AS) yang akan menutup konsulatnya di kota Basra. Rencana tersebut kabarnya juga diikuti pemindahan petugas diplomatik di sana menyusul meningkatnya ancaman dari Iran dan milisi dukungan Iran, tak terkecuali serangan roket.

"Pemerintahan kami menyesalkan keputusan Amerika yang menarik stafnya keluar dari Basra," ujar Kementerian Luar Negeri Irak dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Aljazirah, Ahad (30/9).

Pemerintah Jerman Hentikan Deportasi Etnis Uigur ke Cina Karena Resiko Penindasan

KONFRONTASI - Etnis Uigur dan warga minoritas lain yang beragama Islam tidak boleh dideportasi lagi ke Cina. Demikian kebijakan baru yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri Jerman.

Kebijakan baru itu tertera dalam keterangan Kementerian Dalam Negeri ketika menjawab pertanyaan anggota parlemen dari Partai Hijau Margerete Brause, sebagaimana diberitakan harian "Süddeutsche Zeitung".

Dikecam, Penindasan Pemerintah China terhadap Muslim Uighur

KONFRONTASI - 

DPD Garda NKRI Sumatera Barat mengecam keras sikap yang dilakukan Pemerintah Cina terhadap muslim Uighur di daerah otonom Provinsi Xinjiang yang melarang untuk beribadah.

"Pemerintah otoritas Cina telah melakukan sebuah kebijakan yang mengkerdilkan umat Islam, menutup masjid dan sekolah-sekolah agama dan alasan tidak memiliki izin," kata Ketua Umum DPD Garda NKRI Sumatera Barat, Ramon Hidayat, dalam keterangannya, Selasa (3/10/2017).

Pasangan Ini Diburu Polisi Gara-gara 'Begituan' di Supermarket

KONFRONTASI-Para petugas polisi di Thailand memburu pasangan pria dan wanita setelah difoto sedang berhubungan intim di supermarket. Ulah pasangan itu jadi perbincangan publik setelah foto-foto adegan mereka menyebar di media sosial.

Foto-foto asusila pasangann itu telah dibagikan di halaman Facebook "SSBN", yang dikenal kerap berbagi foto dan video klip cabul. Foto-foto tersebut viral sejak Rabu malam lalu.

Maduro Persilakan Dewan HAM PBB Datang ke Venezuela

KONFRONTASI-Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Kamis menyilakan kepala hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa Michelle Bachelet berkunjung kapan pun setelah ia mendesak Karakas mengizinkan penyelidikan antarbangsa tentang keadaan kemanusiaan di negara itu.

"Tentu saja, kapan pun ia mau," kata Maduro kepada wartawan ketika ditanya di Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang apakah ia akan menerima utusan untuk pelaporan tentang keadaan hak asasi manusia di Venezuela.

Belasan Ribu Warga Asing di Barat Daya China Terjangkit HIV/AIDS

KONFRONTASI-Pemerintah Provinsi Yunnan, China, melaporkan 11.321 warga asing yang tinggal di wilayah barat daya China itu terjangkit HIV/AIDS.
     
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (CDCP) Provinsi Yunnan menyebutkan jumlah warga asing itu sama dengan 56 persen dari total jumlah warga China yang mengidap virus menular tersebut.
     

Mahathir: UMNO Dibenci Rakyat, Tak Punya Masa Depan Lagi

KONFRONTASI-Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan UMNO --partai pendiri koalisi Barisan Nasional-- akan runtuh dalam waktu dekat. Ia beralasan lembaga politik yang identik dengan sosok Najib Razak itu sudah tidak memiliki masa depan.

"Partai tersebut terpecah sekarang, dan terancam runtuh. Tidak ada masa depan lagi, karena orang-orang membenci UMNO," ujar Dr M sebagaimana dikutip dari Asia One pada Kamis (27/9).

Pernyataan pemimpin Pakatan Harapan itu merupakan tanggapan atas pertanyaan selama pertemuan dengan Dewan Hubungan Luar Negeri AS, tentang apakah penyelidikan jangka panjang pemimpin UMNO akan --pada titik tertentu-- menciptakan ketidakstabilan politik di Malaysia.

Ditanya seberapa dalam dia merasa korupsi menghancurkan UMNO, PM Mahathir Mohamad menjawab hal tersebut sangat dalam, hingga ke lapisan pejabat kecil.

"Dia (mantan pemimpin UMNO, Datuk Seri Najib Tun Razak) telah merusak kepemimpinan partai dan bahkan pangkat serta rekam jejaknya, karena dia memberi uang ke banyak orang tanpa catatan jelas," ungkap Dr M.

"Jadi mereka mendukungnya (Najib Razak) karena beberapa dari mereka merasa nyaman diberi lebih banyak uang," lanjut Mahathir Mohamad menjelaskan.

Akhirnya Pemerintah Kanada Cabut Kewarganegaraan Suu Kyi karena Krisis Rohingya

KONFRONTASI -   Parlemen Kanada memutuskan untuk mencabut status kewarganegaraan kehormatan yang diberikan kepada pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi dikarenakan krisis Rohingya.

Keputusan itu disetujui dengan suara bulat dalam voting yang digelar parlemen Kanada pada Kamis (27/9) waktu setempat. Pemerintah Kanada sebelumnya telah memberikan status kehormatan langka itu untuk Suu Kyi pada tahun 2007.

Marina Mahathir: Islam di Malaysia Sebagai Penjajahan Arab

KONFRONTASI - Putri sulung Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Muhammad, Marina Mahatir mengkritik negaranya yang saat ini menjalankan budaya Islam yang bernuansa kultur Arab.

Menurut Marina, seharunya Malaysia punya corak keislaman sendiri yang sesuai dengan konteks budaya asli masyarakat Malaysia.

“Ini hanya Arabisasi. Budaya kita itu kolonialisme, penjajahan Arab," kata Marina, dikutip dari themalaymailonline.com, Senin (25/5).

AS Sanksi Iran, Turki Ogah Ikut-ikutan

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu menyatakan Ankara tidak akan mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) untuk menjatuhkan sanksi terhadap Iran dan akan melanjutkan perdagangannya dengan Teheran.

Pages