21 August 2018

Global

Pastor Ini Sebut Kebakaran California Sebagai Hukuman Tuhan Karena Izinkan Komunitas LGBT

KONFRONTASI-Seorang pastor di Amerika Serikat (AS) mengklaim bahwa kebakaran hutan yang mematikan di California merupakan hukuman Tuhan. Menurutnya, Tuhan membakar wilayah karena menerima komunitas gay.

Pemuka agama Kristen yang membuat klaim itu adalah Pastor Kevin Swanson. Dia dikenal sebagai pemuka agama yang memiliki hubungan dengan Senator Republik Ted Cruz.

Gelombang Panas Jadi 'Durian Runtuh' Bagi Pariwisata Inggris

KONFRONTASI-Industri pariwisata Inggris memuji gelombang panas saat ini di negeri tersebut sebagai durian runtuh, ketika pelancong berkumpul ke objek pariwisata tempat terbuka di London mencatat rekor.

Data terkini menunjukkan bahwa objek wisata seperti Hampton Court, Greenwich Park dan London Zoo sejauh ini telah menyaksikan peningkatan pengunjung sebanyak enam persen dibandingkan dengan pengunjung tahun lalu.

Wamenlu Turki akan Pimpin Delegasi ke Washington untuk Redakan Ketegangan

KONFRONTASI-Sedat Onal, wakil menteri luar negeri Turki yang baru diangkat, akan memimpin delegasi ke Amerika Serikat untuk membahas ketegangan antara dua negara yang merupakan sekutu NATO, kata sebuah sumber di Kementerian Luar Negeri Turki pada Selasa.

Hubungan antara kedua negara tersebut telah memburuk karena perbedaan tentang kebijakan Suriah dan peradilan pastur AS Andrew Brunson di Turki.

Mantan PM Malaysia, Najib Razak Didakwa Melakukan Pencucian Uang

KONFRONTASI -  Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, telah didakwa dengan tiga tuduhan kasus pencucian uang terkait skandal korupsi miliaran dolar.

Dia dituduh menerima 42 juta ringgit atau sekitar Rp143 miliar dari Badan Investasi Negara Malaysia, 1MDB melalui rekening pribadinya.

Najib telah ditahan pada Juli lalu dan sudah didakwa melakukan penyalahgunaan kekuasaan.

Penyelidikan baru terkait skandal 1MDB dimulai setelah dia kalah dalam pemilu pada bulan Mei.

Tak Rela Iran Dikucilkan, Uni Eropa Melawan Ancaman AS

KONFRONTASI  -    Presiden Donald Trump mengancam siapa pun di dunia yang menjalin hubungan dengan Iran tidak akan bisa berbisnis dengan Amerika Serikat (AS). Namun, Uni Eropa (UE) nekat melawan ancaman Amerika Serikat (AS) dengan menolak mematuhi sanksi Washington yang dijatuhkan pada Iran tersebut.

Soal Sanksi AS, Rouhani: Tekanan Trump Tak akan Buat Iran Menyerah

KONFRONTASI-Presiden Iran Hassan Rouhani pada Senin (6/8) mengatakan rakyat Iran akan membuat Amerika Serikat menyesal karena memberlakukan lagi sanksi terhadap Republik Islam tersebut.

"Melalui persatuan dan solidaritas, rakyat Iran akan menghadapi dan melawan dengan keberanian kembalinya sanksi," kata Rouhani, sebagaimana dikutip Xinhua .

AS Kembali Berlakukan Sanksi atas Iran

KONFRONTASI-Amerika Serikat akan memberlakukan lagi sanksi atas Iran yang telah dibekukan berdasarkan kesepakatan nuklir bersejarah 2015, kata Pemerintah Presiden Donald Trump pada Senin (6/8), dalam upaya "meningkatkan tekanan atas Teheran".

Tersangka Upaya Pembunuhan Maduro Pemain Internasional?

KONFRONTASI - Venezuela telah mengidentifikasi para tersangka yang ditangkap sehubungan dengan upaya pembunuhan yang gagal pada Sabtu terhadap Presiden Nicolas Maduro, kata Jaksa Agung Tarek William Saab pada Senin (6/8).

"Kami telah mengidentifikasi semua tersangka ... dan antek dekat mereka," kata Saab kepada wartawan dalam satu taklimat, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi. Ia menambahkan, "Kami juga menetapkan di mana mereka tinggal beberapa hari sebelum upaya pembunuhan."

Arab Saudi Pindahkan Ribuan Mahasiswa ke Kanada

KONFRONTASI - Arab Saudi berencana memindahkan 12.000 mahasiswa Arab Saudi dan anggota keluarga mereka dari Kanada ke negara lain seperti Amerika Serikat, sebagai protes terhadap pernyataan Kanada baru-baru ini, kata seorang pejabat senior, Senin (6/8).

Wakil Menteri Pendidikan Jassir Sulaiman mengatakan kepada stasiun TV Al Ekhbariya bahwa proses pemindahan akan berlangsung dengan "pertimbangan tinggi kepentingan pendidikan dan kepentingan umum mahasiswa", demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.

ANC Sebut Ada Kekuatan Imperialis di Balik Rencana Pembunuhan Presiden Venezuela

KONFRONTASI-Kongres Nasional Afrika (ANC), yang berkuasa di Afrika Selatan, pada Minggu (5/8) menuduh "pasukan imperialis dan antek perubahan rejim" berusaha membunuh Presiden Venezuela Nicolas Madura.

Pages