18 November 2018

Global

Presiden SBY: Masalah ISIS Harus Dituntaskan dengan Cerdas

KONFRONTASI - Masalah Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State Iraq Syria/ISIS) maupun gangguan teror manapun harus dilakukan secara menyeluruh dan tepat supaya efektif, kata Presiden SBY saat menyampaikan kuliah umum di hadapan 1.000 kadet Akademi Militer Amerika Serikat di West Point, Senin siang waktu setempat atau Selasa dini hari waktu Jakarta.

"Dengan kompleksitas konflik di seluruh dunia, solusi yang hanya menyandarkan pada pendekatan militer saja biasanya tidak akan memperbaiki situasi," tegas SBY.

Bank Arab Dituding Dukung Terorisme

KONFRONTASI - Bank multinasional yang berbasis di Yordania, Bank Arab, dinyatakan bertangung jawab atas 24 tuduhan mendukung gerakan terorisme dengan mentransfer dana ke pejuang Hamas.

“Ini merupakan tonggak yang besar. Untuk pertama kalinya, lembaga keuangan bertanggung jawab karena mendukung terorisme,” kata Gary Osen, seorang pengacara yang mewakili sekitar 300 kerabat dan korban asal Amerika Serikat dalam 24 serangan di wilayah Israel dan Palestina

Obama Mulai Gerah Iran Abaikan Sanksi Nuklir

Konfrontasi – Pemerintah Barack Obama mulai hilang kesabaran mengenai sanksi nuklir Iran. Pasalnya, sanksi nuklir tidak mengurangi kegiatan pengembangan uranium dan nuklir di Iran.

Menlu AS, John Kerry kembali duduk satu meja dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohamad Javad Zarif. Kerry meminta Javad membuat kesepakatan penurunan produksi atom milik Teheran. AS berjanji akan mencabut snksi apabila Iran menerima syarat tersebut.

Presiden SBY: Sumber Daya Alam Pemicu Konflik

KONFRONTASI - Dalam kuliah umum yang diselenggarakan di Auditorium Robinson, Thayer Hall, West Point, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan militer menghadapi tantangan yang terus berubah seiring perkembangan lingkungan dan teknologi serta sejumlah faktor lainnya.

"Tantangan tidak akan pernah mudah dan sama. Teknologi mengubah strategi dan doktrin militer," kata Presiden Yudhoyono di hadapan 1.000 kadet Akademi Militer Amerika Serikat, West Point, Selasa WIB.

Malaysia Akui Buronan Sekte Sesat Masuk ke Indonesia

Konfrontasi – Sekelompok buronan pemerintah Malaysia diduga melarikan diri ke Indonesia. Komplotan ini diburu karena kasus penyimpangan ajaran agama yang diselidiki sejak awal September.

Dilansir dari Harian Metro, Selasa (23/9), kelompok sesat ini dipimpin oleh seorang pajabat di lembaga Jabatan Agama Islam Negeri. Pemerintah gagal menangkap tersangka pada Jumat (19/9) di Lapangan Terbang Antarbangsa Kuala Lumpur 2 (KLIA2).

Tentara AS lulusan West Point Sekalipun Tetap Takut Perangi ISIS. Mengapa?

WEST POINT- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin (22/9) siang pukul 12.30 waktu setempat atau Selasa (23/9) dini hari waktu Jakarta menyampaikan kuliah umum dihadapan 1.000 kadet Akademi Militer Amerika Serikat, West Point. Namun dunia mencatat kini tentara AS lulusan West Point sekalipun, sangat takut hadapi ISIS, takut perang di Timur Tengah karena Islam menjadi spirit kekerasan (jihad) di sana untuk melawan kekerasan Barat. ISIS dilaporkan oleh Iran, Saudi, Barat dan Liga Arab sebagai ekstremis Muslim.

"Peran Militer dalam Dunia yang Berubah", Pidato Presiden SBY di West Point

KONFRONTASI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan kuliah umum dihadapan 1.000 kadet Akademi Militer Amerika Serikat, West Point, Senin (22/9) siang pukul 12.30 waktu setempat atau Selasa (23/9) dini hari waktu Jakarta.

Presiden menyampaikan kuliah umum yang bertema "Peran Militer dalam Dunia yang Berubah". Kehadiran Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono disalah satu akademi militer terkemuka di dunia tersebut merupakan undangan pihak West Point.

ISIS Ketakutan Perangi Serdadu Wanita Kurdi

KONFRONTASI - Militan ISIS ketakutan memerangi para serdadu wanita Kurdi. Pasalnya, ada keyakinan jika para militan ISIS membunuh mereka, maka para militan itu tidak bisa menikmati 72 perempuan di Surga.

Miliki Tiga Payudara, Wanita Ini Habiskan 12 Ribu Dolar

KONFRONTASI - Seorang wanita muda asal Tampa, Florida, Amerika Serikat, memiliki dua payudara saja ternyata tidak cukup. Dia memutuskan untuk membuat payudara ketiga.

Mantan PM Australia Menanggung Malu Terkait Kebohongan AS Soal Senjata Pemusnah Irak

KONFRONTASI - Mantan Perdana Menteri (PM) Australia, John Howard, malu tekait kebohongan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya atas klaim senjata pemusnah massal Irak. Gara-gara data bohong itu membuat Irak diinvasi tahun 2003.

Pages