14 August 2018

Global

Lira Anjlok, Erdogan Bersumpah akan Tumpas Teroris Ekonomi

KONFRONTASI - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tak mau disalahkan atas terus terjun bebasnya nilai tukar lira. Dengan cepat dia memanfaatkan isu tersebut untuk menyerang lawan politiknya.

Menurut Erdogan, nilai lira yang anjlok lebih dari 40 persen tahun ini disebabkan ulah teroris ekonomi. "Ada teroris ekonomi di media sosial. Jaringan pengkhianatan itu benar-benar ada," kata Erdogan seperti dilansir Reuters, Selasa (14/8).

Donald Trump 'Perang' dengan Harley Davidson, Bikers Amerika Terbelah

KONFRONTASI -  Presiden Amerika, Donald Trump, dikabarkan memerangi merek motor ikonik negaranya sendiri, Harley Davidson.

Efeknya, bikers di Amerika terbelah jadi dua kubu.

Langkah yang diambil oleh Harley Davidson telah menempatkan salah satu merek paling ikonik di negara itu dalam posisi tidak nyaman.

Harley Davidson bentrok dengan seorang presiden yang sangat populer di sebagian besar pelanggannya.

Mantan Staf Gedung Putih Sebut Trump Benar-benar Rasis

KONFRONTASI -   Seorang mantan staf Gedung Putih mengungkapkan karakter Donald Trump. Oleh Omarosa Manigault-Newman, Presiden ke-45 Amerika Serikat (AS) tersebut dikatakan seseorang yang benar-benar rasis.

Dalam buku berjudul “Unhinged: An Insider's Account of The Trump White House”, Omarosa menuding Trump telah mengucapkan perkataan rasis bertahun-tahun lalu di lokasi acara reality show "The Apprentice", seperti dilaporkan surat kabar Guardian, mengutip petikan dalam buku yang akan dirilis Selasa (14/8).

Turki Krisis Keuangan, Lira Kian Tenggelam

KONFRONTASI  -   Nilai tukar lira Turki semakin tenggelam pagi ini, Senin (13/8/2018), setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan tidak menunjukkan tanda-tanda mengalah dalam pertikaian diplomatik dengan pemerintah Amerika Serikat (AS).

Dilansir Bloomberg, lira merosot melampaui 7,23 per dolar AS sebelum kemudian mampu memangkas sedikit pelemahannya, setelah pihak otoritas perbankan Turki melakukan intervensi untuk membatasi transaksi swap pada lira.

Kemarau Panjang, 100 Ton Ikan Mati di Ceko

KONFRONTASI-Kemarau yang melanda Ceko telah membuat mati sebanyak 100 ton ikan di Nesyt, kolam besar di bagian paling selatan Moravia, bagian timur Republik Ceko, kata Oldrich Pecha dari perusahaan perikanan Rybarstvi Hodonin pada Sabtu (11/8).

Hujan Meteor Hiasi Langit Bosnia

KONFRONTASI-Hujan meteor menghiasi langit gelap Bosnia timur pada Sabtu malam. Penonton mendapat kesempatan langka untuk menyaksikan rangkaian "bintang jatuh" dengan mata telanjang.

Ngeri, Korut di Ambang Krisis Pangan

KONFRONTASI -   Disebutkan sebuah badan bantuan bencana terbesar di dunia, Korea Utara sudah di ambang krisis pangan. Kondisi itu bisa berubah menjadi bencana kelaparan mirip seperti yang terjadi tahun 1990an.

Di Korut pada tahun 1990an itu bencana kelaparan telah menewaskan sekitar 3 juta orang. Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) dalam sebuah pernyataan yang dirilis di Jenewa mengatakan gelombang panas telah menyebabkan padi, jagung, dan tanaman lainnya di Korut layu.

Otoritas PBB Klaim Satu Juta Minoritas Etnis Muslim Uighur Ditahan Di Kamp-Kamp Politik Cina

KONFRONTASI -   Sebuah komite hak asasi manusia PBB mendengar adanya laporan yang dapat dipercaya bahwa Cina menahan satu juta orang Uighur di "pusat kontra-ekstremisme".

IKLAN

Gay McDougall, anggota Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial, mengajukan klaim pada pertemuan PBB yang digelar dua hari di Cina.

Dia mengatakan dia prihatin dengan laporan bahwa Beijing telah "mengubah wilayah otonomi Uighur menjadi sesuatu yang menyerupai kamp interniran besar-besaran".

Cina tidak segera menanggapi. 

Raja Salman Berduka Atas Gempa di Lombok

KONFRONTASI -  Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menyampaikan rasa duka cita mendalam untuk Indonesia atas terjadinya bencana gempa Lombok yang mengakibatkan banyak korban tewas.

Waduh, China Ingin Hancurkan Masjid di Ningxia

KONFRONTASI-Ratusan warga suku Hui, yang beragama Islam, mengadakan gerakan duduk sebagai penentangan terhadap rencana pemerintah menghancurkan masjid baru dan besar di kawasan Ningxia, China barat.

Pages