16 December 2019

Gastronomi

Vitamin A Bisa Turunkan Risiko Kanker Kulit, Benarkah?

KONFRONTASI-Tubuh manusia membutuhkan vitamin A pada kadar tertentu. Selain menunjang fungsi mata, vitamin ini juga berfungsi untuk mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan saking hebatnya, vitamin A juga disebut mampu menurunkan risiko kanker kulit.

Untuk mengetahui fakta di balik anggapan bahwa vitamin A dapat menurunkan risiko kanker kulit, para pakar melakukan penelitian yang menggunakan 125.000 orang Amerika Serikat sebagai responden.

Penelitian yang telah dipublikasikan secara daring di JAMA Dermatology itu menemukan bahwa orang dengan asupan vitamin A yang tinggi memiliki risiko karsinoma sel skuamosa lebih rendah. Karsinoma sel skuamosa adalah jenis kanker kulit yang umumnya terbentuk di area tubuh dengan banyak paparan sinar matahari, seperti wajah dan kepala. Sekitar 11% orang Amerika Serikat mengalami kanker kulit jenis ini.

"Temuan pada studi ini hanya menambah alasan lain untuk melakukan diet sehat dengan buah-buahan dan sayuran yang kaya vitamin A," kata profesor di bidang dermatologi dan epidemiologi Brown University, AS yang sekaligus menjasi penulis senior pada studi, Eunyoung Cho. 

Awas, Bahaya Konsumsi Telur Ayam Kampung Mentah

Konfrontasi - Telur ayam kampung adalah jenis telur yang banyak dikonsumsi masyarakat. Meski kecil ukurannya, telur ayam kampung diyakini oleh sebagian orang memiliki khasiat yang jauh lebih baik dibandingkan telur unggas lainnya. 

Telur ayam kampung disebut-sebut sangat baik untuk kesehatan jantung. Dengan rutin mengonsumsinya, kesehatan jantung lebih mudah terjaga.

Ini Sepuluh Jenis Makanan untuk Mengencerkan Darah yang Kental

KONFRONTASI -  Darah merupakan zat penting bagi tubuh karena darah membawa oksigen dan nutrisi ke dalam seluruh jaringan di tubuh. oleh karena itu keberadaan darah di dalam tubuh menjadi sangat penting dan tidak bisa dihindarkan lagi. Adanya kelainan di dalam darah juga bisa menjadi masalah serius lainnya misalnya saja masalah darah kental. Pengentalan darah ini sebenarnya adalah hal yang normal jika tubuh sedang terjadi luka karena dengan mengentalnya atau membekunya darah ini membuat tubuh menjadi tidak kehabisan darah.

Tips agar Kopi Tak Picu Masalah Dalam Perut

KONFRONTASI-Minum kopi saat perut kosong tak cuma memengaruhi kondisi fisik saja, khususnya pencernaan, tetapi hal tersebut juga memengaruhi kesehatan mental. Kelebihan produksi asam dalam perut ternyata bisa menyebabkan perubahan suasana hati, kegugupan, detak jantung meningkat, dan gemetar. 

Supaya Anda terhindar dari efek tersebut plus agar perut tak bergejolak, dr. Reza Fahlevidari KlikDokter punya tips minum kopi secara aman yang patut untuk dicoba.

1. Pilih biji dark roast

Memasuki Tanggal Tua, Ini Resep Yang Sesuai Dengan Kantong, Ikan Asin Balado

KONFRONTASI -  Akhir pekan menjadi waktu yang sering digunakan untuk berkumpul bersama keluarga. Salah satu aktivitas yang sering dilakukan saat mengisi akhir pekan adalah dengan makan bersama.

Tidak heran mengapa banyak restoran di akhir pekan yang selalu penuh terutama saat makan siang. Nah, daripada harus lama mengantre, kenapa tidak mencoba membuat makan siang di rumah sendiri?

Menyantap Mi Instan Itu Tidak Baik Buat Kesehatan, Ini Alasannya

KONFRONTASI - Makan mi instan terkadang menjadi pilihan sebagian orang saat lapar, alasannya tak butuh waktu banyak untuk memasaknya.
Namun, ada risiko kesehatan saat Anda menyantap makanan instan, apa saja? Berikut tiga di antaranya seperti dilansir Medical Daily belum lama ini.
1. Sulit dicerna, sebabkan cemas hingga diare

Perlu Ada Standarisasi Kopi Sidikalang

KONFRONTASI-Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir mengatakan perlu adanya standarisasi kopi Sidikalang yang berasal dari Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.

"Dairi memiliki potensi hasil pertanian dan juga perkebunan, salah satunya adalah kopi Sidikalang yang terkenal itu. Nah, bagaimana pengemasan maupun cita rasa kopinya harus sama atau dengan kata lain ada standar mutunya," ujar Menristekdikti usai melakukan peresmian rintisan "Science Techno Park (STP)" di Sidikalang, Sabtu.

Hati-hati lho ya..? Minuman Manis Tingkatkan Potensi Kanker

KONFRONTASI - ORANG yang mengonsumsi banyak minuman manis memiliki potensi yang lebih besar terkena kanker. Hal ini berdasarkan hasil penelitian yang diungkap British medical journal (BMJ), seperti dilansir Reuters, Kamis, 11 Juli 2019.

Konsumsi minuman manis meningkat drastis secara global dalam beberapa dekade terakhir. Hal ini berkaitan dengan tingginya kasus obesitas, yang juga sangat berpengaruh pada meningkatnya resiko kanker.

Kuliner yang Harus Kamu Cicipi di Semarang

KONFRONTASI-Tidak lengkap rasanya jika kamu bepergian tanpa menikmati kuliner khas dari kota tersebut. Semua kota pasti memiliki kuliner khas yang dijamin mampu menggoyang lidahmu, termasuk Kota Semarang. Ibukota Jawa Tengah ini tidak hanya menawarkan keragaman destinasi wisata yang menarik, tapi juga makanan khas yang akan membuatmu gagal diet. Akses menuju ke Semarang pun sangat mudah.

Kunyit Ampuh Atasi Depresi?

KONFRONTASI-Banyak orang percaya kunyit menjadi salah satu obat untuk mengatasi depresi. Namun masih dipertanyakan bagaimana efektivitas mengatasi depresi dengan kunyit dari sisi medis.

Beragam penyebab depresi tentu saja memunculkan beragam spekulasi tentang cara penyembuhan gangguan psikis yang satu ini. Agar tidak makin larut dalam situasi tersebut, seseorang yang mengalami depresi biasanya disarankan untuk menjalani pengobatan dan terapi.

Namun jika Anda ingin memanfaatkan terapi dengan kunyit untuk mengatasi depresi yang Anda alami, Anda perlu membaca artikel ini sampai selesai.

Semua orang bisa depresi

Lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia mengalami depresi. Sebab, gangguan kejiwaan ini dapat dialami oleh siapa saja dari berbagai kelompok usia.

“Sebagian besar masyarakat menganggap mereka yang mengalami depresi adalah orang yang kurang beribadah, lemah psikologis, atau hanya melebih-lebihkan saja. Padahal, itu tidak tepat,” ucap dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter.

Depresi dipicu oleh proses yang kompleks dan melibatkan banyak faktor. Mulai dari sosial, psikologis, dan biologis. 

"Berbagai kejadian juga turut memengaruhi kondisi kejiwaan seseorang dan bagaimana ia menghadapi masalah dalam hidupnya," ujar dr. Sepriani.

Bahayanya, depresi jika tidak disembuhkan atau ditangani justru akan sangat berbahaya. Banyak orang yang depresi akhirnya memutuskan untuk bunuh diri karena tak bisa lepas dari rasa itu.

Pages