23 April 2019

Gastronomi

Ini Ragam Manfaat Kesehatan dari Teh Putih

KONFRONTASI-Teh putih memang tidak sepopuler teh hijau dan teh hitam. Namun, teh jenis ini tak kalah bermanfaat untuk kesehatan dan rasanya lebih manis serta ringan.

Teh putih terbuat dari daun tanaman Camellia sinensis. Teh putih membutuhkan pemrosesan minimal karena mengandung lebih banyak antioksidan. Daun dan kuncup tanaman ini juga harus muda untuk bisa menjadi teh putih.

5 Khasiat Ubi untuk Kesehatan

KONFRONTASI-Ubi merupakan salah satu jenis umbi-umbian selain singkong dan kentang. Ubi mengandung karbohidrat yang lebih rendah ketimbang nasi. Karena itu, ubi banyak digunakan sebagai sumber karbohidrat atau energi sejak zaman dahulu.

Ubi memiliki kandungan serat dan vitamin A yang mendukung kesehatan tubuh. Mineral dan senyawa yang terkandung pada ubi disebut fitonutrien.

Studi: Porsi Konsumsi Fast Food Kian Meningkat

KONFRONTASI-Ukuran porsi makanan cepat saji alias fast food jadi kian besar selama 30 tahun terakhir ini, demikian juga dengan kandungan kalori dan sodium di dalamnya, studi yang diterbitkan di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics.

Ukuran porsi untuk hidangan pembuka dan makanan penutup meningkat dari dekade ke dekade. Ukuran porsi makanan pembuka naik sekitar 13 gram per dekade, sementara makanan penutup bertambah 24 gram. Ukuran lauk tetap sama.

7 Makanan yan Bisa Membantu Tinggi Anak Bertambah Pesat

Konfrontasi - Memiliki anak yang tumbuh tinggi dan sehat merupakan keinginan dari banyak orang tua. Untuk lancarnya pertumbuhan tubuh anak ini penting memperhatikan makanan yang mereka konsumsi.

Nilai gizi dan nutrisi dari makanan harus diperhitungkan agar anak mampu tumbuh tinggi dan sehat. Dilansir dari Style Craze, berikut sejumlah makanan yang bisa mendukung pertumbuhan tinggi badan anak.

1. Telur

Sering Makan Ice Cream Bisa Picu Kolesterol?

Konfrontasi - Umumnya, saat membicarakan soal kolesterol tinggi, mungkin Anda akan menuduh makanan cepat saji, nasi padang, dan makanan berat lainnya sebagai biang keroknya. Padahal, hidangan dingin manis nan nikmat seperti es krim juga bisa berkontribusi meningkatkan kadar kolesterol.

Selama ini es krim hanya dikaitkan dengan masalah kerusakan gigi, flu, dan diabetes. Namun, menurut dr. Kartika Mayasari kepada KlikDokter, es krim juga bisa menjadi pemicu tingginya kadar kolesterol jahat Anda.

Biasa Ngopi, Tak Ngopi, Ini Efeknya!

KONFRONTASI-Bagi pencinta kopi, sehari tanpa kopi rasanya tak lengkap. Namun, jika Anda merasa beberapa waktu belakangan sudah terlalu banyak ngopi (misalnya lebih dari 4 cangkir per hari) dan ingin berhenti sementara atau menguranginya, ada beberapa perubahan yang akan Anda alami.

Membayangkan melewati hari tanpa kopi memang rasanya sulit, meski ada sisi baiknya untuk tubuh. Dilansir dari Reader’s Digest, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda alami saat berhenti minum kopi.

1. Sakit kepala lebih sering
Setiap pencinta kopi tentu tahu tanda-tanda sakit kepala akibat tidak mendapatkan kafein pada pagi hari. Ketika Anda berhenti minum kopi, asupan dopamin dan adrenalin pun hilang. Keduanya bertindak sebagai stimulan alami yang membuat Anda terjaga.

Sebaliknya, adenosin – hormon yang bertanggung hawa untuk istirahat dan rasa lelah – mengalir deras ke kepala. Ini menyebabkan perubahan pada kimiawi otak yang bisa mengakibatkan sakit kepala.

Saran dari Wesley Delbridge, RD, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics kepada Prevention, untuk meminimalkan rasa sakit jangan langsung berhenti total minum kopi. Sebaiknya, kurangi asupan kopi dari biasanya setiap 2-3 hari. Menghilangkan setengah cangkir kopi, mengganti kopi dengan teh, atau mengombinasikan kopi biasa dengan kopi decaf bisa membantu menghindari gejala putus kafein. Ini bisa membantu Anda “sembuh” dari ketergantungan Anda.

2. Perubahan berat badan, bisa turun atau bisa naik
Kalau setiap hari Anda beli kopi di kedai kopi favorit, berhenti atau mengurangi kopi berarti bisa memangkas pengeluaran sekaligus asupan kalori. Sebuah studi dari Universitas Duke, Amerika Serikat, konsumsi harian kafein lewat kopi, teh, atau minuman ringan bisa meningkatkan asupan gula hingga 10 persen. Ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan obesitas.

Bahkan, jika kopi favorit Anda adalah latte dengan tambahan pemanis, kandungan gula dan krimnya bisa menambah asupan kalori hingga 200 per sajian. Dengan mengurangi konsumsi jenis kopi tersebut (baiknya beralih ke kopi hitam tanpa pemanis), akan memotong ratusan kalori dari asupan harian Anda, yang berarti berat badan bisa turun.

Efek lain berhenti minum kopi adalah bertambahnya berat badan. Kopi diketahui dapat menahan nafsu makan. Berhenti mengonsumsinya bisa membuat Anda mencari pengganti yang mengandung gula dan lemak lebih sering dari biasanya. Ini sangat mungkin terjadi jika gejala putus kafein yang dialami tubuh adalah mencari makanan atau minuman manis, yang dapat meningkatkan gula darah dan konsumsi kalori harian.

3. Timbul rasa sakit lainnya pada tubuh
Tak cuma sakit kepala, mereka yang berhenti mengonsumsi kopi dinilai bakal mengalami efek samping seperti depresi, kecemasan, gejala seperti flu, insomnia, lekas marah, perubahan suasana hati, dan kelesuan. Meski begitu, kondisi ini tak akan berlangsung dalam waktu lama.

Para ahli mengatakan bahwa sebagian besar gejala fisik dari putus kafein akan berlalu setelah dua hari pertama. Sementara itu, sisa efek samping lainnya tidak akan bertahan lebih dari satu atau dua minggu.

4. Kualitas tidur lebih baik
Meskipun Anda akan merasa lelah karena tubuh sedang menyesuaikan dengan berkurangnya stimulan dari kopi, memangkas kafein bisa berdampak baik pada kualitas tidur Anda, terutama jika terbiasa minum kopi pada sore atau malam hari.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam “Journal of Clinical Sleep Medicine” menemukan bahwa asupan kafein, bahkan 6 jam sebelum waktu tidur, dapat mengganggu siklus tidur pada malam tersebut. Saat berhenti minum kopi, alhasil kualitas tidur Anda lebih baik.

5. Berhenti mendapat asupan antioksidan
Kopi adalah sumber antioksidan yang baik. Sejumlah penelitian telah menemukan bahwa minum lebih dari tiga cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko seperti kanker payudara, Parkinson, serta meningkatkan kesehatan tulang. Jangan khawatir, Anda bisa tetap mendapatkan asupan antioksidan dari konsumsi buah dan sayuran.

Minum Jus Jeruk Saat Sarapan, Amankah?

KONFRONTASI-Tidak semua jus buah aman dikonsumsi saat pagi. Salah satu jus buah yang harus dihindari adalah jeruk.

Dokter spesialis gizi Harjanto Fransiskus menjelaskan, buah sitrus yang mengandung vitamin C akan mengakibatkan perut Anda sakit.

Apalagi, jika Anda mengonsumsi jus jeruk sebelum sarapan. Hal tersebut rawan menimbulkan trauma pada perut.

Mengulik Ragam Khasiat Terong Belanda

KONFRONTASI-Tamarillo atau terong Belanda memiliki segudang vitamin, antioksidan, mineral, antivirus dan banyak khasiat lainnya. Dengan nutrisi tersebut, buah ini tentu berkhasiat untuk kesehatan.

Daging buah terong Belanda bisa dikonsumsi secara langsung dan dapat digunakan sebagai bahan masakan.

Namun kulitnya memiliki rasa yang pahit. Salah satu manfaat utama terong Belanda adalah untuk menurunkan berat badan. Berikut ini adalah beberapa manfaat terong Belanda untuk tubuh dilansir Boldsky, Senin. 

Baca Label Kemasan Jika Sarapan Makanan Instan

Konfrontasi - Nutrisionis Eka Herdiana, menyarankan agar masyarakat membaca label kemasan terlebih dahulu jika sarapan dengan makanan instan, supaya bisa mengetahui pemenuhan gizinya.

“Sarapan bisa dengan apa saja, yang penting porsinya pas, zat gizi atau nutrisinya lengkap. Ada banyak sarapan instan yang tersedia, tapi yang penting baca labelnya,” kata Eka Herdiana atau yang akrab disapa Diana di Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Diet Rendah Garam, Sama Buruknya dengan Makan Terlalu Banyak Garam?

Konfrontasi - Rasa makanan yang gurih dan asin seakan punya tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia. Banyak orang cenderung lebih menyukai rasa asin ketimbang manis.

Itulah mengapa sampai muncul istilah "generasi micin" yang mengacu pada kesukaan sebagian besar masyarakat Indonesia terhadap makanan atau cemilan yang rasanya asin dan gurih.

Sodium, elemen kunci yang ditemukan pada garam sangatlah penting untuk menjaga keseimbangan cairan di tubuh, transportasi oksigen dan gizi, serta berperan dalam memainkan impuls saraf.

Pages