Gastronomi

Minum Air Daun Zaitun Mampu Kendalikan Tekanan Darah

KONFRONTASI -  Zaitun atau olive sudah lama dikenal baik khasiatnya untuk kesehatan dan kecantikan. Minyak zaitun biasa digunakan dalam kecantikan untuk membuat kulut lebih cantik dan halus, dan dalam kesehatan juga lebih sehat untuk memasak karena memiliki lemak jenuh yang rendah. Tak hanya buahnya, daun zaitun juga punya manfaat untuk kesehatan.

Buah Semangka Ternyata Baik untuk Jantung Lho

KONFRONTASI-Saat cuaca panas dan terik matahari terasa tak tertahankan, buah semangka menjadi salah satu pelepas dahaga yang diincar banyak orang. Usut punya usut, buah bundar yang banyak airnya ini punya segudang manfaat buat tubuh, selain mengusir dehidrasi.

Penasaran apa saja manfaat buah semangka yang lain? Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman MSN, Minggu (6/10/2019).

1. Semangka kaya akan lycopene yang melawan kanker

Konsumsi Minyak Zaitun Bisa Tingkatkan Kecerdasan Otak

KONFRONTASI -  Banyak orang menggunakan minyak zaitun semata-mata hanya untuk kesehatan kulit dan kecantikan. Namun, minyak zaitun ternyata memiliki khasiat lain yakni mampu memberi nutrisi bagi otak.

Sebuah penelitian di Lewis Katz School of Medicine di Temple University (LKSOM) telah mengidentifikasi ramuan khusus yang mampu melindungi seseorang dari penurunan daya ingat yaitu minyak zaitun.

Benarkah Daging Merah Buruk untuk Kesehatan?

KONFRONTASI-Ada beberapa laporan yang mengatakan bahwa daging merah dapat menyebabkan berbagai konsekuensi kesehatan, mulai risiko kanker yang lebih tinggi, masalah kardiovaskular hingga kematian dini di antara hasil kesehatan negatif lainnya. 

Dalam makalah penelitian yang diterbitkan di NutriRECS (Konsorsium Rekomendasi Gizi) menyatakan bahwa para profesional merasa perlu untuk mengevaluasi kembali bukti yang ada tentang hubungan antara konsumsi daging merah dan hasil kesehatan negatif karena beberapa alasan.

Awas! Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji Picu Kematian

Konfrontasi - Gaya hidup tak sehat dan konsumsi makanan cepat saji menjadi pemicu tingginya angka kematian manusia.

Penyebabnya beragam, kompleksitas penyakit anggota tubuh bagian dalam yang bermuara menjadi penyakit jantung dan stroke pemicunya.

Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) Sally Aman Nasution saat ini banyak pasien datang ke poli penyakit dalam lantaran dipicu kompleksitas penyakit.

Bagi Penderita Batu Ginjal Kopi dan Teh Tidak Dilarang, asal.

KONFRONTASI -   Hery Tiera, dokter spesialis urologi, tidak melarang penderita batu ginjal mengonsumsi teh dan kopi. Namun, terdapat aturan yang harus diikuti pasien batu ginjal. “ Kopi dan teh konsentrasinya lebih pekat. Supersaturasi urin berpeluang besar terjadinya endapan. Sedimentasi batu ginjal,” kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini dalam acara Diskusi Media yang dihelat Rumah Sakit Pondok Indah Grup pada Selasa (13/2/2018). Teh mengandung oksalat.

Gerakan Minum Jus Seledri, Tidak Berbahaya tapi Bisa Menyesatkan

KONFRONTASI -   Seseorang yang giat mempengaruhi pandangan para pengguna Instagram mengatakan meminum jus seledri dapat menyembuhkan sejumlah penyakit kronis.

Influencer ini tidak memiliki latar belakang kedokteran dan para dokter mengatakan sejumlah pernyataannya tentang seledri, sayur-sayuran lainnya dan buah-buahan, tidak berdasarkan data ilmiah.

Orang yang mengunggah informasi tentang sari seledri baik untuk kesehatan ini bernama Anthony William atau "Medical Medium" di Instagram.

Benarkah Konsumsi Telur Berdampak Pada Kesehatan Jantung?

KONFRONTASI-Jika ada yang namanya makanan sempurna, telur pasti jadi kandidatnya.

Telur mudah didapat, dimasak, harganya terjangkau dan kaya protein.

"Telur memiliki semua 'bumbu' yang tepat untuk pertumbuhan suatu organisme, jadi jelas telur sangat padat nutrisi," kata Christopher Blesso, profesor ilmu gizi di University of Connecticut di AS.

Mengonsumsi telur bersama makanan lain dapat membantu tubuh kita menyerap lebih banyak vitamin juga.

Mengatasi Prasangka Destruktif Melalui Gastro Diplomacy

Ludwig Andreas Feuerbach, seorang filsuf, antropolog & gastrosophy Jerman dari abad ke -19 pernah menulis “Der mensch ist, was er ißt” ("A man is what he eats”). Pernyataan ini menyinggung fakta bahwa makanan yang dimakan seseorang memiliki efek pada kondisi pikiran dan kesejahteraan mereka (Marius Crous, 2012).

Pages