26 March 2019

Enterpreunership

Mengapa Obama Beli rumah di Washington 107 M?

KONFRONTASI- Mantan Presiden AS Barack Obama akhirnya membeli rumah yang dikontraknya sejak meninggalkan Gedung Putih awal tahun ini.

Mbak Endang Raup Omzet Rp70 Juta/Bulan dari Usaha Kripik Tempe

KONFRONTASI-Sejak lama Dusun Sadang, Desa Karangtengah Prandon, Ngawi, Jawa Timur, dikenal sebagai sentra pembuatan keripik tempe.

Para pelaku usaha itu masih bertahan kendati pernah diterpa badai harga kedelai yang naik gila-gilaan beberapa tahun lalu.

Salah satunya Endang Iswati, yang usahanya kini semakin berkembang dan diikuti pelaku usaha baru.

Dr. Eng. Bayu Indrawan, Peneliti Indonesia Yang Buat Biomass Hidrotermal Pertama di Indonesia

KONFRONTASI -  Indonesia memiliki potensi biomassa berbasis sampah yang sangat besar, terutama di areal perkotaan. Pelbagai teknologi pengolahan telah ditempuh. Namun baru-baru ini, seorang insiyur asal Indonesia yang sekolah di Jepang memprakarsai dibuatnya teknologi pengolahan sampah biomass pertama di Indonesia dengan tehnik hidrotermal.

Dulu Desa Santong Tandus dan Miskin, Kini jadi Desa Percontohan di Asia Tenggara

KONFRONTASI -   Memandang pepohonan di lahan hutan yang dia kelola, Artim Yahya menarik napas lega. Sonokeling, sengon, dan beberapa jenis pohon lain tumbuh subur. Bahkan sudah cukup besar untuk dipanen’’Nilai-nilai ekonomis kayu-kayu itu sangat besar,’’ katanya kepada Jawa Pos yang menemuinya awal bulan lalu.

Desa Santong, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, tempat tinggalnya, kini juga sudah jauh berubah.

Irwan, Mahasiswa Ganteng Ini Punya Kerjaan Sampingan Bikin Tato, Hasilnya Lumayan

KONFRONTASI -   Irwan Nur Rochman, 23, sepertinya sudah “menyatu” dengan Gunung Merapi. Mahasiswa semester akhir Jurusan Desain Komunikasi Visual Universitas Satya Wacana Salatiga, Jateng ini nyambi bisnis, dengan aroma tak jauh dengan alam gunung berapi teraktif di Indonesia.

Soetomo Samsu – Boyolali

Kios berukuran tak begitu luas, di bagian depan terpampang tulisan Edelweis Merch, Pusat Kaus & Asesoris Dolan Merapi.

Berdayakan Ekonomi Umat, MUI Gandeng Dua Perusahaan Besar

KONFRONTASI-Dalam rangka meningkatkan perekonomian umat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan "Program Arus Baru Ekonomi Indonesia” bersama dua perusahaan besar, yiatu Medco Group dan BUMN PT. Bahana Artha Ventura (BAV). Langkah ini sebagai tindak lanjut dari Kongres Ekonomi Umat yang telah dibuka Presiden Joko Widodo pada 22-24 April lalu di Jakarta.

Jangan Remehkan Branding!

KONFRONTASI-Branding atau penguatan merek mengambil peran penting dalam proses diterimanya sebuah produk produsen di masyarakat konsumen.

Branding yang merupakan perluasan dari peran marketing di sebuah perusahaan tak boleh dianggap remeh, karena tanpanya produk bukan hanya tak bisa awet diterima konsumen bahkan bisa juga ditolak.

Rustono sang Raja Tempe di Jepang, Eropa dan AS

TOKYO- Rustos’s Tempeh sangat terkenal di luar negeri, terutama Jepang. Siapa sangka, orang yang kini memopulerkan tempe di tiga benua di dunia ini berasal dari Grobogan, Jawa Tengah.

Pria asli Indonesia ini menyediakan stok tempe ke lebih dari 60 tempat di Jepang. Belum termasuk negara-negara lainnya di benua Asia, Eropa, dan Amerika.

Di balik pencapaiannya “menduniakan” tempe, terselip pesan mendalam dari perjuangannya hingga di titik terendah.

HIPMI Dorong Pesantren Jawa Timur Bangun Jiwa 'Enterpreunership'

KONFRONTASI - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur mendorong kalangan pesantren di Jatim untuk terus mengembangkan semangat kewirausahaan.

Pesantren punya peran penting mengingat sebarannya yang merata di berbagai daerah di Jatim dengan jumlah santri yang mencapai ratusan ribu kaum muda.

Pikirkan Masa Depan, Stop Pikirkan Karir, Fokus Pada Tantangan dan Masalah

KONFRONTASI - Untuk menyiapkan masa depan, kita perlu bergeser dari berpikir mengenai pekerjaan dan karir, menjadi berpikir tentang tantangan dan masalah.

Saat Jean-Philippe Michel, seorang pelatih karir yang berbasis di Ottawa, Kanada, bekerja dengan para siswa sekolah menengah, dia tidak menggunakan kata profesi. Begitupun saat dia fokus membantu klien-klien mudanya untuk mencari tahu apa yang ingin mereka lakukan saat dewasa—setidaknya tidak secara langsung.

Untuknya, tidak ada hal seperti menentukan profesi saat sudah dewasa.

Daripada mendorong setiap orang untuk memilih sebuah profesi, katakanlah, arsitek atau insinyur, dia bekerja mundur dari keahlian yang ingin dimiliki masing-masing murid. Jadi daripada berkata, "Saya ingin menjadi dokter", dia akan meminta para murid untuk berbicara mengenai tujuan, dalam hal ini "menggunakan empati di situasi medis".

Mungkin terlihat esoterik, namun dengan memelintir bahasa dapat membantu mencari tujuan yang nyata. Dan terkadang hal itu tidak cocok dengan sebuah profesi atau bahkan pilihan karir yang mungkin Anda pikir Anda inginkan dari awal. Melainkan, Michel berkata bahwa memutuskan keahlian yang ingin Anda gunakan akan mengarah ke karir yang lebih memiliki target—dan dengan demikian akan memberikan anda kepuasan. Hal itu dapat juga berarti bukan sebuah pekerjaan namun serangkaian proyek dan situasi pekerjaan yang mengarahkan anda dari satu hal ke hal berikutnya.

"Mereka perlu bergeser dari berpikir mengenai pekerjaan dan karir menjadi berpikir akan tantangan dan masalah," kata Michel. Lebih gampang dikatakan daripada dikerjakan untuk, katakanlah, Gen X atau bahkan millennial yang lebih tua, namun tidak begitu keluar dari alam berpikir orang yang lebih muda, yang telah mempersempit pilihan studi universitas mereka.

Tujuannya, diatas semuanya, adalah untuk menyiapkan karir generasi berikutnya di masa depan, yang bagi banyak orang akan terdiri banyak pekerjaan mikro yang ditujukan untuk pekerja terampil dengan gaji yang baik, dan bukan bos dan perusahaan tunggal, katanya.

Pada akhirnya, mengembangkan tujuan yang tepat membantu para remaja merencanakan apa yang disebut banyak orang 'karir portofolio'. Jenis karir ini terdiri atas proyek atau peran yang agak berbeda dan akan lebih lazim di dekade berikutnya, kata Michel, yang berbasis di Ottawa, Kanada.

"Mereka harus mengukir ceruk yang lebih spesifik dibandingkan sebelumnya," katanya dengan yakin.

Pages