23 August 2019

Enterpreunership

Kebanyakan Orang Indonesia Ingin Punya Usaha, Lalu Apa Masalahnya?

KONFRONTASI -  Hampir semua orang Indonesia ingin memiliki usaha sendiri atau menjadi pengusaha. Hal itu terungkap dari ‘Survei Kewirausahaan 2019’ (The Asia Pacific Entrepreneurship Insights Survey 2019), yang dilakukan di sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik.

Survei yang dilakukan Herbalife Nutrition itu berlangsung dalam rentang Mei hingga awal Agustus lalu. Ada sembilan negara di Asia Pasifik yang disurvei, yaitu Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, dan Thailand.

Survei LinkedIn: 50% Orang Indonesia Ingin Jadi Entrepreneur

KONFRONTASI -   LinkedIn, baru saja mengulas studi perdana berjudul ‘LinkedIn Opportunity Index’. Studi ini melibatkan sembilan negara di kawasan Asia Pasifik (APAC) di mana LinkedIn memiliki 153 juta pengguna, termasuk diantaranya 11 juta pengguna yang berasal dari Indonesia. Menariknya, survei mencatat 50 persen orang Indonesia ingin menjadi pengusaha mandiri atau entrepreneur.

Fachreza Jalin Kerjasama Dengan Loonaq Untuk Eksplorasi Pasar Cokelat di Indonesia

KONFRONTASI - Produk olahan kakao yang dikenal dengan sebutan cokelat, memiliki peluang pangsa pasar tersendiri, selain bisa langsung dikonsumsi, juga dapat jadi bahan pelengkapan sajian makanan dan juga minuman. Melihat masih rendahnya jumlah komsumsi cokelat di Indonesia, Fachreza Farhman, yang juga dikenal sebagai penyanyi religi, melalui perusahaannya Innovative Chocolate menjalin kerjasama dengan CV. Loonaq pada hari Kamis 4 Juli 2019 di Jakarta.

Warren Buffett, Pahlawan Bagi Karier Bill Gates

KONFRONTASI-Dua miliarder dunia, Bill Gates dan Warren Buffett memang begitu dekat. Mereka berdua bersahabat baik. Gates pun mengaku bahwa Buffett berperan penting dalam perkembangan salah satu karirnya yang paling sulit.

"Buffett membantu saya melewati gugatan antitrust lebih dari 20 tahun lalu. Gugatan tersebut hampir mengacaukan masa depan Microsoft," ungkapnya.

Selain itu, Gates juga mengakui bahwa Buffett merupakan penasihat yang baik untuk perusahaan teknologinya.

Cara Jitu Jadi Orang Kaya Ala Chairul Tanjung,

KONFRONTASI-Cara setiap orang untuk menggapai mimpinya berbeda-beda. Begitu pula cara Chairul Tanjung, sang miliarder asal Indonesia dalam meraih kejayaan serta kekayaannya.

Pria yang memiliki julukan Si Anak Singkong ini merupakan pendiri dari CT Crop, sebuah perusahaan yang membawahi beberapa anak perusahaan, seperti Trans Corp, Bank Mega, hotel hingga supermarket.

Kandangqurban.com Pertemukan Peternak dan Pembeli Hewan Qurban

KONFRONTASI-Di era digital ini pertumbuhan e-commerce begitu pesat dan menjamur di segala lini produk, tak terkecuali dengan hewan qurban. Salah satu yang bergerak dalam lini pemasaran hewan qurban adalah kandangqurban.com.

Kandangqurban.com merupakan marketplace khusus untuk event Qurban yang mempertemukan peternak dengan konsumen yang membutuhkan hewan Qurban.

Syarif Syaifulloh, Putra Indonesia yang Bertani di Philadelphia

KONFRONTASI-Nama Syarif Syaifulloh di Philadelpia Amerika Serikat cukup dikenal sebagai petani yang memberikan hasil pertanian secara gratis kepada masyarakat setempat dan lahan pertaniannya dijadikan sarana edukasi bertani sayuran organik.

"Jangan pernah malu, kita harus sabar dan tekun. Untuk berhasil itu prosesnya tidak instan. Semua orang itu bisa berhasil dalam bidangnya masing-masing," kata Syarif usai memberikan kelas inspirasi di SMP Negeri 2 Depok, Rabu.

Ajeng Sukses Pasarkan Tas Karung Goni Buatannya Hingga ke Mancanegara

KONFRONTASI-Dias Ajeng Utama banting setir dari guru seni menjadi pengusaha tas karung goni. Ide terjun ke dunia bisnis muncul saat Ajeng mencari suvenir untuk pernikahan

"Dulu ingin kan ada rencana mau nikah cari souvenir yang klasik terus cari-cari belum ada jual goni-goni gitu. Jadi aku coba bikin sendiri, iseng-iseng," kata Ajeng yang memulai bisnis tas karung goni pada 2016, kepada detikFinance pekan ini.

Marlina Mansur-Fitria Pratiwi Raih Miliaran Rupiah dari Baju dan Sandal Couple

KONFRONTASI -   Bisnis berkonsep produk pasangan milik Marlina Mansur-Fitria Pratiwi laris manis diburu pembeli. Padahal Ria dan Lina hanya mengandalkan penjualan lewat media sosial Instagram @kepompong.kupukupu dan @temalisandals.

Selain menjaga kualitas produk, Ria dan Lina memanfaatkan pemasaran digital, yakni endorsement untuk menjangkau lebih banyak pembeli.

Menyulap Kulit Kayu Jadi Ladang Penghasilan

KONFRONTASI-Bagi sebagian orang kulit kayu hanya barang biasa. Tapi, di tangan Olis Setiawan bisa menjadi barang bernilai tinggi.

Kulit tersebut bisa menjadi beragam produk dari tas, jam tangan, hingga perabot rumah tangga. Omzetnya pun bisa dikatakan lumayan, sampai Rp 10 juta per bulan.

Olis bercerita, dirinya tak serta-merta masuk ke bisnis ini. Mulanya, ia menjalani profesi sebagai pengajar di sebuah lembaga bimbingan belajar atau bimbel. Profesi itu dijalani oleh pria asal Bandung ini selama 4 tahun.

Pages