Ekbis

1,8 Juta Pelanggan Alami Kendala, PLN Minta Maaf dan Berikan Alasannya

Konfrontasi - Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN Bob Saril, membenarkan bahwa ada kendala teknis yang menyebabkan pelanggan terkendala untuk melakukan pembayaran tagihan listrik. Sebanyak 1,8 juta pelanggan sempat alami kendala bayar tagihan.

“Kami minta maaf, memang ada keterlambatan pada proses verifikasi dan formulasi untuk pengecekan ID pelanggan antara PLN dengan perbankan, namun saya pastikan hari ini selesai,” kata Bob dikutip Antara, Jakarta, Sabtu (6/6/2020).

Ekonom Indef: Bumbu Dapur dan Alkes Jadi Primadona Selama Pandemi Covid-19

Konfrontasi - Ekonom Institute for Development of and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, bahwa bumbu dapur menjadi primadona selama masa pandemi Virus Corona atau Covid-19. Kemudian disusul oleh berbagai produk sektor farmasi yang juga laku dibeli masyarakat.

"Permintaan bumbu dapur di retail/pasar meningkat pesat selama pandemi ini. Basic needs (kebutuhan pokok) selanjutnya ialah produk farmasi," kata Bhima dalam sebuah diskusi online via Zoom, Sabtu (6/6/2020).

Malaysia & Singapura Terancam Resesi, RI? Rasanya Tidak...

KONFRONTASI -   Dua negara tetangga Indonesia yaitu Malaysia dan Singapura terancam resesi gara-gara pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) yang membuat aktivitas ekonomi mati suri. Namun bagi Indonesia, sepertinya 'hilal' resesi masih sangat samar-samar, nyaris belum terlihat.

Pada kuartal I-2020, ekonomi Singapura mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) -2,2% year-on-year (YoY). Sepanjang 2020, pemerintah memperkirakan kontraksi ekonomi berada di kisaran -4% hingga -7%.

Suplai Berkurang, Harga Ayam Potong di Palembang Tembus Rp40.000/Kg

Konfrontasi - Harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang, Sumatera Selatan, melonjak. Saat ini, harga ayam menjadi Rp40.000/Kg. Kenaikan ini diduga karena berkurangnya suplai dari peternak.

Salah satu pedagang ayam di Pasar Perumnas Palembang, Sofia mengatakan, kenaikan harga ayam ini sudah terasa sejak Lebaran.

“Satu hari setelah Lebaran Idul Fitri sudah naik jadi Rp32.000/kg, dan hari ini tembus Rp40.000/kg,” kata Sofia, Jumat (5/6/2020).

Ditutup Rp13.877 per USD, Gubernur BI: Nilainya Masih Undervalued

Konfrontasi - Nilai tukar Rupiah menguat pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (5/6/2020) ke level Rp13.877 per USD. Rupiah menguat sebesar 217 poin terhadap mata uang Paman Sam.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, strategi bauran ekonomi yang sudah diterapkan Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) saat ini menambah gaya gedor tersendiri bagi terlaksananya roda perekonomian.

Rizal Ramli: Gagal Bayar Asuransi dan Reksadana Ternyata Lebih Parah dari yang Saya Perkirakan

KONFRONTASI-Wabah virus corona baru (Covid-19) yang tak kunjung reda sudah diprediksi akan memicu krisis ekonomi di Indonesia. Hal itu makin menguat dengan melihat kasus gagal bayar beberapa asuransi di Tanah Air, seperti Jiwasraya dan Asabri.

Ekonom senior Rizal Ramli sebelumnya sudah memprediksi sejak bulan Maret 2020 lalu. RR menuturkan pertumbuhan kredit di Tanah Air berkutat di angka empat persen, merosot dari tahun sebelumnya sebesar 6,02 persen.

Dengan adanya corona, ujar RR, pertumbuhan kredit bisa minus satu persen.

Menkeu Sebut Pendapatan Negara Dalam Postur APBN 2020 akan Turun

KONFRONTASI-Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan pendapatan negara akan dikoreksi turun ke angka Rp1.699,1 triliun dalam postur APBN 2020.

“Pendapatan negara dikoreksi tadinya Perpres menyebutkan Rp1.769 triliun akan mengalami penurunan ke Rp1.699,1 triliun,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam jumpa pers melalui video conference setelah rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi membahas Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan perubahan postur APBN 2020 dari Istana Merdeka Jakarta, Rabu.

Ekonomi Global Suram, Negara-negara Ini Resmi Resesi

KONFRONTASI -     Ekonomi dunia telah banyak digembar-gemborkan akan melambat pada tahun ini dan tahun depan. Salah satu penyebabnya adalah perang dagang berkepanjangan antara Amerika Serikat (AS) dengan China, seperti yang pernah disampaikan lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) beberapa waktu lalu.

Namun ternyata, bukan cuma ekonomi dunia saja yang mengalami perlambatan. Beberapa negara dunia juga banyak yang mencatatkan perlambatan dalam pertumbuhan ekonominya. Bahkan, beberapa negara di dunia telah terjerumus ke dalam resesi.

Industri Pariwisata Jangan Tergesa-gesa Beroperasi

KONFRONTASI-Kebijakan pemerintah untuk melakukan kehidupan normal baru yang akan dimulai di beberapa daerah membawa angin segar bagi beberapa sektor industri, termasuk industri pariwisata.

Namun, akademisi yang juga pakar komunikasi dan manajemen krisis Universitas Brawijaya (UB) Malang Maulina Pia Wulandari, menyarankan agar industri pariwisata tidak tergesa-gesa untuk beroperasi (membuka) kembali wahana wisatanya di masa pemberlakuan normal baru.

Pages