3 April 2020

Ekbis

Mulai April 2020, Karyawan dengan Gaji hingga Rp 16 Juta Tak Perlu Bayar Pajak Penghasilan

KONFRONTASI -    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan akan membebaskan pajak penghasilan (PPh) pasal 21 atau pajak gaji karyawan dalam waktu 6 bulan.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari langkah peredaman dampak Virus Corona terhadap perlambatan ekonomi.

Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah bakal menanggung PPh pasal 21 pekerja dengan pendapatan sampai dengan Rp 200 juta per tahun.

Wall Street melonjak 9% setelah Trump menyatakan darurat nasional corona

KONFRONTASI -    Wall Street melesat di perdagangan terakhir pekan ini setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan darurat nasional virus corona pada Jumat (13/3).

Kemarin, Dow Jones Industrial Average menguat 9,36% ke 23.185,62. Indeks S&P 500 melompat 9,29% ke 2.711,02 setelah turun 9,5% di hari sebelumnya. Nasdaq Composite menanjak 9,35% ke 7.874,88.

Meski melesat di perdagangan terakhir pekan ini, Dow Jones masih turun 10,36% dalam sepekan terakhir. Indeks S&P 500 dan Nasdaq masih tercatat turun masing-masing 8,79% dan 8,17% dalam sepekan.

Pernyataan kondisi darurat nasional Trump akan memungkinkan pengucuran dana sebesar US$ 50 miliar untuk melawan pandemi virus corona. Tak cuma mengangkat Wall Street, pernyataan Trump pun menyulut kenaikan harga minyak karena Trump menyatakan bahwa AS akan mengambil keuntungan atas penurunan harga minyak untuk menaikkan cadangan strategis AS.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa kondisi akan membaik, tapi ini mengarah ke jalur yang tepat," kata Michael Arone, chief investment strategist State Street Global Advisors kepada Reuters.

Arone mengatakan bahwa investor dan penduduk AS kecewa dengan respons awal pemerintah AS atas pandemi virus corona.

Meski bursa menguat, volatilitas pasar masih tinggi. Penguatan pasar saham menyebabkan investor melepas US Treasury. Ini menyebabkan yield surat utang AS naik. Yield US Treasury bertenor 10 tahun naik ke 0,9829% dari sebelumnya 0,852%.

Justin Hoodendoorn, head of fixed income strategy and analytics Piper Sandler di Chicago mengatakan hanya ada sedikit bids di pasar. "Ini menunjukkan volatilitas tinggi dan bahwa kurang likuiditas di pasar,"  kata dia.

Kemarin, harga minyak mentah WTI naik 4,54% ke US$ 31,73 per barel dan minyak brent naik 5,27% ke US$ 34,97 per barel. Meski naik, harga minyak masih mencatat penurunan mingguan terburuk sejak 2009.

Nilai tukar dolar melanjutkan penguatan hari sebelumnya. Partisipan pasar mengatakan bahwa tanda-tanda tekanan pendanaan dolar masih ada dan otoritas kemungkinan perlu untuk bertindak lebih jauh. "Ini mengindikasikan masih ada kekhawatiran kejatuhan ekonomi akibat virus corona di pasar kredit secara luas,"  kata Shaun Osborne, chief FX strategist Scotiabank kepada Reuters.

Osborne mengatakan, masalah dasar virus corona perlu ditangani segera. "Saat ini masih terlalu dini,"  kata dia.(jft/KONTAN)

 

Bank Sudah Mulai Jual Dolar AS di Atas Rp 15.000 dari Hari Kemaren

KONFRONTASI -   Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di perdagangan pasar spot hari ini, melewati level Rp 14.800/US$. 

Pada Jumat (13/3/2020), US$ 1 dibanderol Rp 14.810/US$ di pasar spot. Rupiah melemah 2,07% di pasar spot dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin. Akibat pelemahan tersebut, beberapa bank nasional mulai menjual dolar AS di atas Rp 15.000/US$.

Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 11:54 WIB:

 

Jumat Kelabu: Rupiah, Saham, Obligasi, Emas Semuanya Ambles!

KONFRONTASI -   Pasar keuangan dan investasi Tanah Air pada perdagangan jelang akhir pekan, Jumat ini (13/3/2020) mendapat tekanan cukup berat di tengah mewabahnya virus corona (COVID-19) secara global.

Pemerintah RI mengumumkan belum ada penambahan kasus baru setelah pada Rabu disebutkan pasien positif corona di RI menjadi 34 pasien. Sementara Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi.

Kemenhub Lakukan Pertemuan Bahas Kenaikan Tarif Taksi Online

Konfrontasi - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana menaikkan tarif taksi online. Kenaikan tersebut merujuk pada permintaan penyesuaian tarif yang disampaikan asosiasi taksi online kepada Kementerian Perhubungan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, hari ini akan melanjutkan diskusi dengan beberapa pihak untuk membahas itu. Kemungkinan besar kenaikan tarif akan dilakukan.

IHSG Jeblok 5,02 Persen Akibat Corona, Ketua DK OJK Minta Investor Tidak Panik

Konfrontasi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada investor untuk tidak panik. Hal ini berkenaan dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga akhir sesi I perdagangan, Jumat (13/3/2020), di mana turun 5,02 persen.

Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Wimboh Santoso mengatakan, pemerintah akan selalu di dalam pasar untuk menjaga fundamental ekonomi sekaligus meminimalkan dampak gejolak pasar.

Tekan Penyebaran Virus Corona, Kementerian Pariwisata Tunda Promosi Wisata di Luar Negeri

Konfrontasi - Wabah virus Corona yang menyebar di berbagai negara telah mengganggu perekonomian dan pariwisata. Apalagi, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan wabah virus Corona sebagai pandemi.

Atas penetapan ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio memutuskan untuk menunda promosi wisata di luar negeri. Kemenparekraf mengutamakan pada prioritas melindungi kesehatan masyarakat di tengah wabah COVID-19.

Pukul 12.00 WIB: Bank Mulai Jual Dolar AS di Atas Rp 15.000

KONFRONTASI -   Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di perdagangan pasar spot hari ini, melewati level Rp 14.800/US$. 

Pada Jumat (13/3/2020), US$ 1 dibanderol Rp 14.810/US$ di pasar spot. Rupiah melemah 2,07% di pasar spot dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin. Akibat pelemahan tersebut, beberapa bank nasional mulai menjual dolar AS di atas Rp 15.000/US$.

Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 11:54 WIB:
 

Banting Harga, Tiket Pesawat dari Jakarta ke Luar Negeri Jadi Murah, Tiket ke Jakarta-Seoul Seharga Tiket Kereta Api ke Bandung

KONFRONTASI -   Diketahui jika Korea Selatan saat ini menjadi negara dengan jumlah pasien positif virus corona tertinggi kedua setelah China.

Hingga hari ini, Rabu (11/3/2020), dikutip dari KBS News, media Korea Selatan, ada 242 kasus baru virus corona di Korea Selatan.

Artinya, jumlah kasus menjadi 7.755 kasus dengan 60 orang meninggal dunia, 288 pasien sembuh dan keluar dari rumah sakit, serta 1 kasus terinfeksi untuk kedua kalinya.

Karena menyebarnya virus corona, beberapa konser K-Pop di seluruh dunia ditunda dan bakal dibatalkan.

WHO kerek status corona jadi pandemi, rupiah bisa tembus ke Rp 15.000 per dolar AS?

KONFRONTASI -     Dinaikkannya status global virus corona dari endemik menjadi pandemik telah mendorong pelemahan nilai tukar rupiah tembus level Rp 14.500 per dolar AS. Kondisi tersebut diprediksi masih akan berlanjut, hingga ada kabar yang menyatakan bahwa penyebaran virus mereda.

Asal tahu saja, pada perdagangan Kamis (12/3) Bloomberg mencatatkan pelemahan nilai tukar rupiah hingga 1,03% ke level Rp 14.522 per dollar AS. Sedangkan pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau dikenal JISDOR, rupiah tercatat melemah 1,15% ke level Rp 14.490 per dollar AS.

Pages